Cerita Pesepak Bola Asing yang Mengucap Kalimat Syahadat saat Berkarier di Indonesia

Oleh Wiwig Prayugi pada 27 Apr 2020, 19:50 WIB
Diperbarui 27 Apr 2020, 19:51 WIB
Pemain mualaf di Indonesia

Jakarta - Indonesia, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, turut memengaruhi jalan pesepakbola asing untuk menjadi mualaf. Berikut beberapa nama yang memeluk agama Islam dan mengucap kalimat syahadat di Indonesia.

 

1. Cristian Gonzales

Pertemuan Cristian Gonzales dengan sepak bola Indonesia mengantarkannya ke agama Islam. Pada 2003, striker asal Uruguay yang kini telah menjadi WNI berkostum PSM Makassar.

Kultur masyakakat Makassar yang sebagian besar memeluk Islam sedikit banyak berpengaruh pada proses Gonzales jadi mualaf. Tapi, ada satu momen yang membuat ia benar-benar mantap menjadi muslim, yakni melihat sang istri, Eva Siregar berwudu.

Gonzales yang menikahi Eva pada 1995 mengucap kalimat syahadat pada 9 Oktober 2003 di Surabaya dengan nama Mustafa Habibi.

Kehidupan religi Gonzales semakin kuat menginjak usia 40 tahun. Hingga saat ini, El Loco dan keluarga selalu menjalankan tradisi Tahlilan pada malam hari sebelum pertandingan. Selain itu, El Loco juga menyantuni anak yatim piatu dan membangun Musala di Mojokerto.

Siapa lagi setelah Cristian Gonzalez? Simak di halaman berikutnya.

2 dari 8 halaman

Abanda Herman

Abanda Herman
Abanda Herman setelah mengucap kalimat syahadat di Bandung pada tahun 2013. (Persib.co.id)

Pada 18 April 2013 di Masjid Nurul Iman, Bandung, Abanda mengucap kalimat syahadat disaksikan manajemen dan tim pelatih Persib Bandung, termasuk Djadjang Nurdjaman. Momen hijrah Abanda menjadi seorang muslim disaksikan oleh masyakarat dan media.

Ketertarikan pemain asal Kamerun menjadi mualaf sedikit banyak dipengaruhi rutinitasnya bersama Persib, di mana mayoritas pemain beragama Islam.

Abanda melihat kedamaian saat rekan-rekannya salat berjamaah. Atas dasar itulah dia mantap menjadi muslim dan memperdalam agama. Nama islam Abanda adalah Ahmad Abanda.

3 dari 8 halaman

Marcio Souza

Marcio Souza
Marcio Souza, mantan striker Persib Bandung ditangkap kepolisian Brasil dalam kasus pengaturan skor. (Istimewa)

Pemain asal Brasil Marcio Souza mengucak kalimat syahadat saat memperkuat Semen Padang pada 2010. Marcio dipimpin Ketua MUI Kota Padang pada waktu itu, Buya Syamsul Bahri Khatib, untuk melafalkan kalimat syahadat di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, 28 Maret 2010.

Sama seperti Abanda Herman, Marcio tertarik menjadi mualaf karena merasa damai saat melihat rekan-rekannya di Semen Padang melakukan salat, baik saat berada di mes maupun perjalanan laga tandang. Setelah memeluk Islan, Marcio Souza yang berganti nama menjadi Ahmad Marcio menikahi Rahmi pada 23 Juni 2010.

4 dari 8 halaman

Antonio

Liga 1 2019 : Persija Jakarta Vs PSM Makassar
Asisten pelatih Persija Jakarta, Eduardo Perez dan Antonio Claudio saat melawan PSM Makassar pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Antonio “Toyo” Claudio merupakan salah satu pemain asing yang kariernya panjang. Pada 2014 saat usianya 40 tahun, bek asal Brasil itu masih memperkuat klub Divisi Utama, Villa 2000 (kini Celebest FC).

Antonio Claudio menjadi asisten pelatih Persija Jakarta pada pertengahan musim 2018 sampai 2019.

Antonio Claudio jadi mualaf saat memperkuat Semen Padang. Faktor kedekatan dengan kultur Indonesia membuat Toyo memilih pindah agama. Toyo juga menjadi pengaruh bagi Marcio Souza untuk mualaf. Saat di Semen Padang, kedua pemain itu jadi rekan sekamar baik saat di mes maupun di hotel.

5 dari 8 halaman

Patricio Jimenez

Patricio Jimenez
Patricio Jimenez (Dok.Pribadi)

Bek asal Chile ini memeluk agama Islam lalu menikahi perempuan asal Minang bernama Novia Anggraeni pada 2004. Pato yang melegenda dengan Persib Bandung itu dikenal rajin salat berjamaah di masjid. Setelah belajar mengaji, ia pun menjadi guru mengaji bagi ketiga anaknya.

6 dari 8 halaman

Danilo Fernando

Danilo Fernando
Danilo Fernando, mantan pemain Borneo FC yang kini menjabat sebagai manajer tim Pesut Etam. (Bola.com/Erwin Snaz)

Mantan gelandang Persik Kediri, Danilo Fernando masuk Islam pada 24 Januari 2008. Memang, faktor istri yang memberikan pengaruh besar bagi Danilo untuk berpindah agama. Empat hari setelah mengucap syahadat, Danilo menikahi Windy Fitria Marzuki. Ia lalu berganti nama menjadi Muhammad Danilo Fernando.

Danilo kini menetap di Surabaya dan menjalankan bisnis kuliner. Ia memang memiliki hobi memasak. Selain itu, Danilo menjadi manajer Pusamania Borneo FC.

7 dari 8 halaman

Diego Michiels

Borneo FC - Diego Michiels
Borneo FC - Diego Michiels (Bola.com/Adreanus Titus)

Pemain naturalisasi dari Belanda, Diego Michiels mengganti namanya dengan Diego Muhammad bin Robbie Michiels setelah mengucap dua kalimat syahadat pada 7 Februari 2013.

Momen Diego menjadi mualaf terbilang dramatis karena dilakukan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pada saat itu, Diego menjalani sidang kasus pengeroyokan. Diego membaca kalimat syahadat saat menunggu jalannya sidang.

8 dari 8 halaman

Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra - Persib Bandung
Esteban Vizcarra telah resmi menjadi pemain Persib Bandung. Gelandang asal Argentina itu dikontrak setahun. (foto: https://twitter.com/persib)

Gelandang Persib Bandung, Esteban Vizcarra, sudah delapan tahun menjadi mualaf. Esteban Vizcarra amat bersemangat menyambut bulan Ramadan tahun ini. Ia berharap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Vizcarra mengaku sudah menyiapkan diri untuk bulan puasa kali ini. Supaya bisa bepuasa dengan lancar, persiapan dengan kondisi kebugaran yang bagus.

Selain delapan nama tersebut, masih ada beberapa yang menjadi mualaf di Indonesia, di antaranya Javier Rocha, Cristian Lenglolo, Yusuke Sasa, dan Carlos Raul. 

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Wiwig Prayugi/Editor: Wiwig Prayugi, published 25/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓