Final 2 Piala Domestik Mengawali Kelanjutan Kompetisi Sepak Bola Prancis

Oleh Harley.Ikhsan pada 25 Apr 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 25 Apr 2020, 20:30 WIB
Logo Ligue 1

Liputan6.com, Paris - Prancis berencana menggelar final dua piala domestik sebagai ajang pembuka kelanjutan kompetisi sepak bola setelah ditangguhkan akibat pandemi virus Corona.

Duel puncak Piala Prancis dan Piala Liga Prancis disiapkan berlangsung pada Juni mendatang.

Paris Saint-Germain (PSG) dan Saint-Etienne semula dijadwalkan memperebutkan Piala Prancis pada 25 April. Otoritas kini ingin laga itu berlangsung 13 atau 20 Juni.

PSG juga terlibat di final Piala Liga Prancis versus Olympique Lyon, semestinya dipertandingkan pada 4 April. Pertandingan ini diharapkan bergulir tiga hari usai final Piala Prancis.

Sebelumnya Prancis ingin melanjutkan liga pada 17 Juni. Namun, rencana ini masih tergantung kebijakan pemerintah setempat. "Kementerian terkait masih memegang kunci. Tapi operator dan klub berada di posisi untuk melanjutkan musim," ujar Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Noel Le Graet.

"Kami harus mempersiapkan segala yang dibutuhkan untuk bisa melanjutkan kompetisi," sambung Le Graet dilansir CNA.

 

2 dari 3 halaman

Langkah Simbolik

Logo Ligue 1
Logo Ligue 1. (Olympique de Marseille)

Le Graet menyebut pendahuluan dua kompetisi domestik sebagai langkah simbolik bagi sepak bola profesional dan amatir Prancis. Sebagai catatan, Piala Liga Prancis hanya melibatkan klub profesional, sedangkan Piala Prancis bisa diikuti tim amatir.

"Ini akan memberikan citra bagus bagi sepak bola baik profesional maupun amatir. Kelanjutan liga masih belum ditentukan, tapi kami akan mengubah jadwalnya agar final piala domestik dimainkan lebih dulu," kata Le Graet.

"Proposal saya sejauh ini belum menerima penolakan. Jadi sampai ada suara kontra, ini rencana yang akan dijalankan," tambahnya.

 

3 dari 3 halaman

Sikap Belanda

Negara-negara Eropa saat ini dikejar waktu untuk menentukan sikap terkait kelangsungan musim 2019/2020 yang tengah dihentikan akibat pandemi virus Corona. Belanda sudah memastikan membatalkan kompetisi.

Belgia juga demikian namun belum mengambil keputusan resmi.

Lanjutkan Membaca ↓