Ketahui Efek Buruk Minum Kopi bagi Kesehatan dan Kecantikan

Oleh Kezia Prasetya Christvidya pada 26 Apr 2020, 06:20 WIB
Diperbarui 26 Apr 2020, 06:20 WIB
gelisah-kezo
Perbesar
ilustrasi efek samping kopi/pexels

Jakarta Meracik dan meneguk segelas kopi di pagi hari menjadi rutinitas yang sulit ditinggalkan.  Tapi kopi yang terlalu banyak dikonsumsi bisa membahayakan kesehatan kita.

Kafein yang terkandung di dalam kopi merupakan senyawa alkaloid. Kafein memiliki sifat sebagai stimulan, yang bisa membuat perasaan senang.

Namun ternyata terlalu banyak mengonsumsi kafein, bisa membahayakan tubuh dan kulit, dan bisa menyebabkan penyakit tertentu. Berikut efek samping mengonsumsi kopi yang memiliki kandungan kafein, yang sudah dirangkum dari berbagai sumber:

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Membuat Gelisah dan Cemas

ilustrasi mood/pexels
Perbesar
ilustrasi mood/pexels

Walaupun kafein bisa meningkatkan perasaan senang, dan bisa menambah semangat untuk beraktifitas, ternyata terlalu banyak mengonsumsi kopi yang mengandung kafein bisa membuat gelisah. Apalagi saat sedang mengantuk, pasti harus mengonsumsi kopi agar semangat. Namun kebiasaan mengonsumsi kopi bisa membuat rasa cemas atau gelisah.

Seseorang yang sering mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, akan sering cemas dan gelisah. Kondisi gelisah dan cemas ini biasa disebut dengan caffeinism.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Membuat Sakit Perut

ilustrasi sakit perut/pexels
Perbesar
ilustrasi sakit perut/pexels

Mengonsumsi terlalu banyak kopi yang mengandung kafein, bisa membuat perut menjadi sakit, dan bisa membuat diare. Sakit perut biasanya terjadi karena salah mengonsumsi makanan, tetapi mengonsumsi kopi juga bisa membuat sakit perut, karena kandungan kafein dalam kopi mengandung asam.

Kopi memiliki senyawa tertentu, yang bisa membuat sekresi asam lambung di sel-sel perut, sehingga perut menjadi sakit. Terlalu sering mengonsumsi kopi, bisa membuat asam lambung naik, dan bisa mengganggu kesehatan serta aktivitas sehari-hari.

Mengonsumsi terlalu banyak kopi yang mengandung kafein, juga bisa membuat diare. Maka kurangilah mengonsumsi kopi yang mengandung kafein.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bisa Membuat Jantung Berdebar

ilustrasi kopi/pexels
Perbesar
ilustrasi kopi/pexels

Jantung adalah organ tubuh yang penting untuk manusia. Mengonsumsi terlalu banyak kopi yang mengandung kafein, bisa membuat jantung berdebar dan membuat perasaan khawatir.

Jika terlalu banyak mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, bisa membuat jantung yang berdebar kencang, dan bisa mengakibatkan pusing hingga pingsan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bisa Membuat Susah Tidur

ilustrasi tidur/pexels
Perbesar
ilustrasi tidur/pexels

Kopi biasanya dinikmati pada saat pagi atau siang hari, untuk menghilangkan rasa ngantuk, dan membuat semangat bekerja. Kafein yang terkandung dalam kopi bisa membuat tubuh menjadi semangat. Namun jika mengonsumsi secara berlebihan, dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak. Jika tidur tidak nyenyak, atau yang biasa disebut dengan insomnia, bisa berpengaruh terhadap kesehatan tubuh.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menyebabkan Sakit Kepala

ilustrasi sakit kepala/pexels
Perbesar
ilustrasi sakit kepala/pexels

Mengonsumsi terlalu banyak kafein juga bisa membuat sakit kepala. Hal ini disebabkan karena kafein merangsang otak bekerja berlebihan, sehingga dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Mengonsumsi kopi yang mengandung kafein yang tinggi, memiliki kandungan mengandung asam, sehingga dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Gangguan masalah pencernaan bisa mengirimkan sinyal kepada otak, dan salah satu gejala yang muncul adalah sakit kepala. Maka kurangilah mengonsumsi kopi mengandung kafein.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Membuat Kulit Menjadi Kering

ilustrasi kulit/pexels
Perbesar
ilustrasi kulit/pexels

Setiap orang pasti tidak senang memiliki kulit kering, atau memiliki garis halus, atau tanda-tanda penuaan dini pada kulit. Tanpa disadari kebanyakan orang, ternyata mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, bisa membuat kulit kering dan timbul tanda-tanda penuaan dini.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menaikkan Berat Badan

ilustrasi belly fat/pexels
Perbesar
ilustrasi belly fat/pexels

Mengonsums kopi yang mengandung kafein, memiliki tingkat asam yang tinggi. Sehingga bisa membuat perut selalu lapar. Minum kopi yang mengandung kafein, biasanya dinikmati dengan tanpa gula dan susu. Karena kafein menimbulkan rasa pahit yang harus dinetralisasi dengan gula atau susu.

Mengonsumsi kopi mengandung kafein dengan ditambahkan gula, dapat membuat tubuh mengalami kenaikan berat badan. Kelebihan berat badan dapat memicu obesitas dan menjadi faktor risiko penyakit kronis.

Maka dari itu, kurangilah mengonsumsi kopi yang mengandung kafein secara berlebihan, untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bisa Mengurangi Kepadatan Tulang

ilustrasi tulang sehat/pexels
Perbesar
ilustrasi tulang sehat/pexels

Mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, juga mengganggu kepadatan tulang, sehingga bisa menyebabkan penyakit seperti osteoporosis. Ketika Sahabat Fimela terlalu sering mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, tulang akan terus-terusan melepaskan kalsium, untuk menetralisir kandungan asam di dalam tubuh yang disebabkan kafein.

Jika tubuh terlalu sering melepaskan kalsium, untuk menetralkan kandungan asam tersebut, maka semakin lama kepadatan tulang akan semakin berkurang.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menyebabkan Kerusakan Pada Gigi

ilustrasi gigi/pexels
Perbesar
ilustrasi gigi/pexels

Terlalu sering mengonsumsi kopi yang mengandung kafein, bisa membuat gigi berwarna kuning, dan menyebabkan kerusakan pada gigi. Kandungan kafein yang terdapat pada kopi, bisa membentuk lapisan bakteri tipis pada gigi, dan membuat gigi kuning atau membuat plak gigi.

Kopi yang mengandung kafein bisa menimbulkan asam. Kandungan asam pada kopi bisa menghancurkan lapisan enamel pada gigi, dan membuat gigi menjadi rusak.

Disadur dari Fimela.com (Kezia Prasetya/Ayu Puji Lestari,published 25/4/2020)

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya