3 Alasan Philippe Coutinho Bisa Sukses di Chelsea

Oleh Ario Yosia pada 24 Apr 2020, 18:25 WIB
Diperbarui 24 Apr 2020, 18:25 WIB
Pemain yang Terlalu Cepat Dilepas Inter Milan

London- Chelsea digadang-gadang menjadi klub yang bakal menampung Philippe Coutinho musim depan. Ada tiga keuntungan yang bisa dipetik Chelsea kalau dapatkan Coutinho.

Coutinho sekarang masih dipinjam Bayern Munchen dari Barcelona. Bayern punya opsi untuk mempermanenkan kontrak mantan pemain Liverpool itu senilai 120 juta euro, tapi Bayern diyakini takkan melakukannya.

Coutinho sendiri dianggap sudah sulit mendapatkan tempat andai kembali ke Barcelona. Lalu, bagaimana dengan masa depannya?

Chelsea bisa menjadi pelabuhan pemain Brasil itu berikutnya. Pasalnya, Chelsea kabarnya sudah ditawari kesempatan untuk membawanya dari Barcelona.

Mempertimbangkan tiga hal berikut ini, Chelsea sebaiknya tidak menolak.

2 dari 4 halaman

Membantu Proses Adaptasi Hakim Ziyech

Hajar Lille 3-0, Ajax Puncaki Klasemen Grup H Liga Champions
Pemain Ajax, Hakim Ziyech (kiri) mencoba melewati pemain Lille, Domagoj Bradaric pada laga Grup H Liga Champions di Amsterdam, Belanda, Selasa (17/9/2019). Ajax memuncaki klasemen Grup H Liga Champions usai mengalahkan Lille 3-0. (AP Photo/Peter Dejong)

Hakim Ziyech akan pindah dari Ajax ke Chelsea dengan nilai transfer £36,6 juta musim depan.

Winger 27 tahun Maroko itu bakal jadi perhatian banyak orang setelah pindah ke Stamford Bridge. Harapan untuk tampil bagus bisa menjadi tekanan baginya.

Setelah tampil impresif bersama Ajax selama beberapa musim terakhir, dia tentu diharapkan mampu menampilkan level yang sama - atau bahkan lebih baik - saat berseragam Chelsea. Tekanan semacam ini bisa sedikit menyulitkan proses adaptasi seorang pemain.

Namun, jika Chelsea juga mendatangkan Coutinho, maka perhatian takkan sepenuhnya tercurah pada Ziyech - yang notabene belum pernah berkarier di Inggris. Dengan begitu, dia bisa lebih fokus pada upaya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

  

3 dari 4 halaman

Memotivasi Pemain Muda Chelsea

Chelsea Vs Arsenal
Striker Chelsea, Tammy Abraham, berebut bola dengan bek Arsenal, Shkodran Mustafi, pada laga Premier League pekan ke-24 di Stamford Bridge, London, Rabu (22/1). Arsenal tahan imbang Chelsea 2-2. (AFP/Ben Stansall)

Kehadiran Coutinho juga bisa menjadi keuntungan bagi pemain-pemain muda Chelsea. Bagi The Blues, itu tentu hal yang positif.

Pemain-pemain seperti Christian Pulisic, Callum Hudson-Odoi, dan Mason Mount telah menjadi pilar di tim racikan Frank Lampard. Namun, ada beberapa aspek yang masih perlu mereka tingkatkan.

Mereka bisa melihat Coutinho dari dekat, dan berlatih bersama dengannya. Dari sisi teknis, itu bisa membantu mereka meningkatkan kemampuan dengan lebih cepat.

4 dari 4 halaman

Serangan Bakal Lebih Menggigit

Chelsea Vs Southampton
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengamati permainan anak asuhnya saat melawan Southampton pada laga Premier League 2019 di Stadion Stamford Bridge, Kamis (26/12). Chelsea menyerah 0-2 dari Southampton. (AFP/Adrian Dennis)

Terakhir, variasi permainan Chelsea juga bisa bertambah. Ini tak lepas dari karakteristik permainan Coutinho.

Lampard memakai sistem tiga penyerang. Itu bisa 3-4-3 atau 4-3-3. Dalam formasi-formasi itu, Coutinho bisa dipasang di posisi gelandang yang lebih ofensif, dan kemungkinan di sektor kiri.

Pasalnya, Coutinho suka bergerak bebas, menusuk dari samping ke dalam, dan menggunakan kaki kanan magisnya untuk menembak atau merancang peluang buat rekan-rekannya.

Dengan begini, maka Emerson Palmieri atau Marcos Alonso, atau siapa pun yang dipasang Lampard sebagai bek sayap kiri, bakal mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk naik menyerang. Serangan Chelsea dari sisi kiri pun bisa menjadi ancaman bagi tim-tim lawan.

 

Sumber asli: Daily Star

Disadur dari: Bola.net (Gia Yuda Pradana, Published 23/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓