Bek Bali United Turunkan Porsi Latihan di Hari Pertama Puasa

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 24 Apr 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 24 Apr 2020, 11:15 WIB
Bali United
Perbesar
Para pemain Bali United merayakan gelar juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Senin (23/12). Puncak perayaan juara ini dimeriahkan Via Vallen dan Tari Kecak. (Bola.com/Aditya Wany)

Liputan6.com, Semarang - Jumat (24/4/2020) menjadi hari pertama puasa di bulan Ramadan 1441 Hijriah. Kendari berpuasa, bek tengah Bali United, Haudi Abdillah tetap latihan, meski posrinya sedikit dikurangi.

Sejak Bali United memutuskan untuk tidak berlatih akibat virus corona covid-19, Haudi memutuskan untuk kembali ke Semarang untuk kumpul bersama keluarganya. Kendati hanya berlatih di rumah, selama ini, dia mengaku rutin menjalankan program latihan yang diberikan pelatih fisik Bali United, Yogi Nugraha.

Selain menjalani program latihan wajib dari staf Pelatih Bali United, dia juga bersepeda dan gym di rumahnya. Selama bulan Puasa, mantan kapten PSIS Semarang tersebut mengaku jika program latihan sedikit lebih dikurangi.

Dari yang biasanya dilakukan pada pagi hari, dia ubah menjadi sore hari sebelum berbuka puasa. Cara ini dilakukannya agar tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar.

"Program latihan tetap seperti biasa. Hanya intensitas latihannya saja yang dikurangi. Mulai Jumat, saya hanya latihan pada sore hari saja," ucap bek Bali United tersebut, dikutip dari situs resmi Liga Indonesia.

2 dari 3 halaman

Tanpa Tradisi

Bali United Logo
Perbesar
Bali United Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Selama bulan Puasa ini, Haudi mengaku tidak ada tradisi yang spesial di keluarganya. Hanya saat puasa hari pertama, menjadi momen yang spesial.

"Kalau kebiasan khusus tidak ada. Yang pasti untuk buka puasa hari pertama itu sesuatu yang spesial buat saya dan keluarga. Ada rasa senang berkumpul dengan keluarga besar," kata pria berusia 27 tahun tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Harapan Bek Bali United

Dia juga memanjatkan doa khusus tahun ini. Haudi ingin wabah virus corona covid-19 berakhir secepatnya agar kompetisi sepak bola di Indonesia kembali bergulir.

"Harapan saya di Bulan Ramadan ini, agar bisa beribadah lebih baik lagi dan pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Kami ingin aktivitas yang normal kembali, terutama di dunia sepak bola. Semeton Dewata dan fans Bali United lainnya pasti rindu untuk menyaksikan pertandingan Bali United," ucapnya mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓