PSSI Disarankan Bantu Korban Covid-19 Ketimbang Sibuk Cari Sekjen Baru

Oleh Liputan6.com pada 24 Apr 2020, 08:10 WIB
Diperbarui 24 Apr 2020, 08:10 WIB
CEO Persija, Ferry Paulus, menunjukan nama klub saat pengundian Piala Presiden 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Perbesar
Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus memberikan saran pada PSSI. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Jakarta - PSSI belum punya Sekretaris Jenderal setelah Ratu Tisha mundur pekan lalu. Mundurnya Ratu Tisha sendiri merupakan kejutan karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya.

PSSI kemudian menunjuk anggota Komite Eksekutif (Exco), Yunus Nusi untuk jadi pelaksana tugas (Plt) sekjen. Pria asal Gorontalo itu akan mengisi pos tersebut hingga pemilihan sekjen baru.

Sesuai dengan statuta, penunjukkan sekjen merupakan kewenangan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Tapi, proses seleksi harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggung jawabkan.

Namun untuk saat ini, PSSI diminta Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus untuk fokus membantu penanganan virus corona covid-19.

"Saya rasa masih terlalu jauh melangkah ke sana. Saat ini justru menurut saya yang paling penting adalah bagaimana caranya PSSI juga turut berperan untuk memerangi virus corona, karena rasanya kita belum bisa bergeser dari ini," ujar Ferry.

2 dari 2 halaman

Kompetisi Macet

Sekjen PSSI, Ratu Tisha, saat mengunjungi Kantor Redaksi KLY. (Bola.com/Yoppy Renato)
Perbesar
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, saat mengunjungi Kantor Redaksi KLY di Jakarta, Jumat (16/3). (Bola.com/Yoppy Renato)

Wabah virus corona yang semakin merajalela di Tanah Air memang membuat lumpuh segala aspek. Tak terkecuali sepak bola.

Sejak pertengahan Maret lalu, PSSI bahkan harus menangguhkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020. Tak hanya itu, semua program Timnas Indonesia juga tak bisa jalan.

"Setelah corona ini selesai mungkin baru PSSI bisa melakukan hal lainnya yang salah satunya memilih sekjen, dan menjalankan kegiatan lainnya bersama klub atau Asprov," imbuh Ferry.

Sumber asli: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Fitri Apriani, Published 22/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓