Sudah Beli PlayStation, Zarco Tak Jadi Ikut Balapan MotoGP Virtual Race

Oleh Rizki Hidayat pada 19 Apr 2020, 09:20 WIB
Diperbarui 19 Apr 2020, 09:20 WIB
Pembalap LCR Honda, Johann Zarco.

Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Reale Avintia Racing, Johann Zarco, mengaku cukup menikmati balapan MotoGP Virtual Race. Namun ia belum tertarik untuk ambil bagian di dalamnya.

Johann Zarco dijadwalkan mengikuti MotoGP Virtual Race jilid II yang mengambil lokasi di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (12/4/2020). Demi meraih hasil bagus, pembalap berusia 29 tahun tersebut membeli PlayStation 4 untuk berlatih.

Namun, dia tak suka harus berlatih intensif dalam bermain video game. Johann Zarco juga mengaku levelnya jauh dari para pembalap lainnya. Atas dasar tersebut, dia akhirnya mengundurkan diri dari MotoGP Virtual Race.

"Balapan virtual sangat menyenangkan. Saya mungkin akan ikut, tetapi tak mau dalam waktu dekat. Saya sudah beli PlayStation agar bisa main dan isi waktu luang," jelas Zarco.

"Saya sering main PlayStation 2 saat berusia 14 sampai 17 tahun, saya menikmatinya, namun sejak itu pula saya tak pernah main gim konsol lagi," lanjut juara dunia Moto2 2015 dan 2016 tersebut.

"Kini saya main lagi, tetapi saya sadar untuk menyamai level pembalap lain, saya harus main berjam-jam dan bahkan menghabiskan hari-hari di depan konsol dan layar televisi. Ini memberi saya impresi jika saya sudah buang-buang waktu," ungkap Johann Zarco.

 

2 dari 2 halaman

Tak Tutup Kemungkinan untuk Ikut

Pembalap KTM, Johann Zarco
Pembalap KTM, Johann Zarco. (AFP/Jean-Francois Monier)

Zarco pun mengaku lebih suka fokus menjaga kebugaran fisik selama karantina, dan bersyukur punya lahan yang cukup luas di rumahnya. Dia juga menyatakan lebih suka menghabiskan waktu untuk berberes rumah dan merawat kebun, serta bermain gitar atau piano.

"Untuk menemukan kesenangan saat main dengan kawan, maka Anda harus kurang lebih punya level setara. Saya lihat catatan waktu Fabio (Quartararo), Pecco (Bagnaia), atau Alex (Marquez) sangat cepat. Bahkan Marc yang 'hanya' finis kelima (di Mugello) punya ritme yang sangat baik," ujar Johann Zarco.

"Inilah alasan kenapa saya tak ikut balapan virtual. Tetapi, jika karantina ini bakal berjalan jauh lebih panjang, mungkin saya bakal punya waktu lebih banyak untuk latihan dan saya akan ikut!" pungkas pembalap asal Prancis itu.

Sumber: Le Dauphine

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Anindhya Danartikanya/Published: 17/04/2020)

Lanjutkan Membaca ↓