Kasus Covid-19 di Stadion Piala Dunia 2022 Bertambah Banyak

Oleh Marco Tampubolon pada 17 Apr 2020, 16:00 WIB
Diperbarui 17 Apr 2020, 16:00 WIB
Pembangunan Stadion Lusail
Perbesar
Foto pada 16 Februari 2020 menunjukkan spanduk bertuliskan "tetap kuat, Wuhan" dan "maju terus, China" di lokasi pembangunan Stadion Lusail, salah satu stadion Piala Dunia FIFA 2022, di Lusail, Qatar. Pemasangan rangka baja utama Stadion Lusail selesai pada Minggu (16/2). (Xinhua/Nikku)

Liputan6.com, Doha - Pekerja stadion Piala Dunia 2022 yang terinfeksi virus Corona model terbaru bertambah tiga lagi. Sebelumnya, panitia lokal (SC) telah menemukan lima pekerja yang positif terjangkit Covid-19.

Qatar seperti diketahui tidak luput dari penyebaran virus Corona model terbaru. Di Negeri Teluk itu setidaknya sudah terdapat 4 ribu lebih kasus Covid-19 di mana tujuh di antaranya meninggal dunia.

Guna menekan lajut penularan virus Corona Covid-19, pemerintah telah membatasi kegiatan warga di luar rumah. Meski demikian, saat sejumlah kegiatan yang dianggap tidak esensial dilarang beroperasi di negeri ini, proyek pembangunan infrastuktur Piala Dunia 2022 masih tetap terus berjalan.

Rabu kemarin (15/4/20220), pihak panitia lokal Piala Dunia Qatar 2020 (SC) mengumumkan telah menemukan lima pekerja yang positif Covid-19. Mereka berasal dari dua lokasi berbeda, yakni tiga orang merupakan pekerja di Al-Rayyan Stadium dan dua lagi bekerja pada proyek Al-Bayt Stadium.

Hanya sehari berselang, SC kembali menemukan pekerja baru yang positif terjangkit virus Corona Covid-19. "The Supreme Committee for Delivery & Legacy (SC) telah mengkonfirmasi dua pekerja yang positif Covid-19," bunyi pernyataan resmi dari panitia lokal Piala Dunia 2022. "Sebagai tambahan, enam lainnya juga telah dites positif," bunyi pernyataan resmi SC seperti dilansir dari CNA.

 

2 dari 3 halaman

Tetap Digaji

Pembangunan Stadion Lusail
Perbesar
Foto pada 16 Februari 2020 ini menunjukkan pemandangan keseluruhan Stadion Lusail, salah satu stadion Piala Dunia FIFA 2022, di Lusail, Qatar. Pemasangan rangka baja utama Stadion Lusail, yang dibangun oleh China Railway Construction Corporation (CRCC), selesai pada Minggu (16/2). (Xinhua/Nikku)

Sebelumnya, SC sempat menyatakan bahwa pekerja yang bertugas di tiga dari tujuh stadion yang sedang dibangun untuk Piala Dunia 2022 telah terjangkit virus Corona Covid-19. Meski demikian, SC tidak menyebutkan lokasi dari ketiga pekerja teakhir yang dinyatakan positif Covid-19.

SC hanya menyatakan kalau seluruh pekerja tersebut telah mengikuti langkah-langkah yang dianjurkan otoritas kesehatan Qatar. Dalam pernyataannya, SC juga memastikan seluruh pekerja yang terjangkit Covid-19 akan tetap digaji dan mendapat pelayanan keesehatan gratis.

 

3 dari 3 halaman

Jalani Karantina

Pembangunan Stadion Lusail
Perbesar
Foto pada 16 Februari 2020 menunjukkan pemandangan dalam Stadion Lusail, salah satu stadion Piala Dunia FIFA 2022, di Lusail, Qatar. Pemasangan rangka baja utama Stadion Lusail, yang dibangun oleh China Railway Construction Corporation (CRCC), selesai pada Minggu (16/2). (Xinhua/Nikku)

Qatar menjadi tuan rumah bagi Piala Dunia 2022. Perhelatan akbar ini rencananya akan berlangsung pada bulan November hingga Desember. Sebanyak tujuh stadion baru dibangun untuk hajatan ini.

Salah satunya telah rampung dan diresmikan. Sementara venue-venue lain juga sedang direnovasi.

Saat agenda-agenda lain seperti Piala Eropa 2020 dan Olimpiade 2020 ditunda karena virus Corona Covid-19, perhelatan Piala Dunia 2022 juga belum mengalami perubahan jadwal. Pembangunan infrastrutur juga tetap berjalan di Qatar meski fasilitas yang tidak esensial ainnya, termasuk rumah ibadah dan restoran untuk sementara ditutup guna mencegah penularan Covid-19 di Qatar.

SC memastikan bahwa pihaknya akan memantau para pekerja yang menunjukkan gejala Covid-19. Pemeriksaan akan dilakukan pejabat berwenang. Dan bagi yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona model terbaru akan diminta untuk menjalani proses karantina selam 14 hari.

"Mereka yang dinyatakan positif akan dimonitor dan tenaga medis profesional dan akan dikarantina selama 14 hari. Dan mereka yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19 juga akan diisolasi."

 

Lanjutkan Membaca ↓