Puasa Ramadan Bisa Jadi Pertahanan Kuat Tangkal Virus Corona COVID-19

Oleh Liputan6.com pada 16 Apr 2020, 19:30 WIB
Diperbarui 16 Apr 2020, 19:30 WIB
Lip 6 default image
Perbesar
Gambar ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta- Tidak lama lagi, bulan Ramadan akan tiba. Seluruh umat Islam pun punya kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa selama bulan ini.

Puasa Ramadan juga bisa menjadi benteng pertahanan kuat melawan virus corona COVID-19. Sebagaimana menurut makna dan anjuran dari Syariat Islam, puasa akan melahirkan kesehatan.

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Asrorun Ni'am Sholeh pernah menyampaikan, menjalankan puasa Ramadan sekaligus membentuk benteng dari paparan corona COVID-19.

"Ini disebutkan melalui potongan ayat yang berbunyi, 'Berpuasalah, niscaya akan melahirkan kesehatan.' Puasa Ramadan yang benar dengan konsumsi makanan seimbang, menu makanan sehat, dan gaya hidup sehat," ungkap Asrorun di Graha BNPB, Jakarta, melalui keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Kamis (16/4/2020).

"Dengan kita berpuasa yang benar, akan melahirkan imunitas tubuh dan mencegah paparan corona COVID-19," ujarnya.

 

2 dari 5 halaman

Sahur dan Berbuka Secukupnya

Ilustrasi buka puasa dengan kurma
Perbesar
Ilustrasi buka puasa dengan kurma (sumber: iStock)

Asrorun menambahkan, kita juga perlu sahur dan berbuka puasa dengan secukupnya. Tidak perlu berlebihan, sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

"Sahur secukupnya, di dalam sahur ada barokah. Berbuka secukupnya, di dalam berbuka ada kesehatan dan juga ibadah,” ujarnya.

3 dari 5 halaman

Istirahat

Di sisi lain, ahli gizi Tan Shot Yen menerangkan, imunitas tubuh bisa melemah selama tinggal di rumah saat wabah COVID-19 dipengaruhi stres. Seseorang yang stres akan kehilangan waktu untuk istirahat.

Waktu tidur yang tidak mencukupi mengakibatkan orang rentan kena penyakit. Maka itu, istirahat pun harus cukup demi menghindari stres.

4 dari 5 halaman

Tetap Sehat di Rumah

[Bintang] Editor Says: Sebentar Lagi Ramadan 2018, Saatnya Merencanakan Buka Puasa Bersama yang Selalu Gagal
Perbesar
Ketika Ramadan 2018 tiba, grup BBM/WhatsApp/Line kamu bakalan jadi lebih aktif untuk mengajak buka puasa bersama, meskipun endingnya sudah kebaca. (Ilustrasi: Higher Perspective)

Namun, Tan Shot Yen menegaskan, selama stay at home, seseorang justru bisa lebih sehat. Sebab, dengan begitu, mereka bisa memasak sendiri makanan yang diinginkan, tentu makanan yang sehat.

“Dengan tinggal di rumah, kita justru bisa lebih mengontrol makanan yang masuk ke tubuh. Kita bisa memilih masak makanan yang sehat dengan merencanakannya," ujar Tan Shot Yen dalam tayangan Live Instagram.

 

5 dari 5 halaman

Perencanaan Menu

 Jika begitu, ada baiknya, kita menyiapkan bahan makanan dan perencanaan menu apa saja yang akan kita masak.

"Buat perencanaan menu untuk seminggu dan beli bahan-bahannya sesuai dengan rencana yang sudah disusun," ujar Tan Shot Yen, lagi.

(Fitri Haryanti Harsono/Dyah Puspita Wardhani)

Lanjutkan Membaca ↓