Lippi Bidik Timnas Italia Usai Pandemi Virus Corona Covid-19

Oleh Luthfie Febrianto pada 11 Apr 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 11 Apr 2020, 20:00 WIB
marcello lippi
Perbesar
Pelatih asal Italia, Marcello Lippi. (AFP/Toshifumi Kitamura)

Liputan6.com, Turin - Marcelo Lippi membuka kemungkinan kembali ke timnas Italia usai pandemi virus Corona covid-19 selesai. Lippi baru saja berhenti dari pelatih tim nasional Tiongkok.

Lippi mengaku sudah tidak tertarik menangani klub. Ia hanya antusias menangani tim nasional.

Pelatih berusia 71 tahun itu pernah sukses menukangi timnas Italia pada Piala Dunia 2006. Ia mengantar Gli Azzurri juara usai mengalahkan Prancis di final.

"Saya pernah melatih timnas Italia. Saya tidak tertarik melatih klub," kata Lippi seperti dilansir Football Italia.

"Mungkin dalam beberapa bulan ketika saya menyadari tidak lagi ingin menetap di rumah, dengan tim nasional yang tidak terlalu jauh, saya bisa kembali," katanya menambahkan.

Pandemi virus corona covid-19 belum juga mereda. Menurut situs worldometers, Sabtu (11/4/2020), jumlah pasien positif nyaris menyentuh angka 1.7 juta sedangkan jumlah yang meninggal 102.734 dan yang sembuh 376.330.

Amerika Serikat (AS) menjadi negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak yakni 502.876 orang dengan 18.747 meninggal dunia. Spanyol berada di urutan kedua dengan 158.273, disusul Italia, 147.577.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Dahulukan Pandemi

Italia Isolasi Warga Kota Lombardy
Perbesar
Museum Palazzo Ducale yang ditutup di Mantova, Lombardia, Italia pada 8 Maret 2020.. Italia memberlakukan isolasi untuk wilayah Lombardia utara dan 14 provinsi di sekitarnya dalam upaya mengendalikan penyebaran virus corona, kata Perdana Menteri Giuseppe Conte pada Minggu (8/3). (Xinhua/Elisa Lingri

Lippi mengatakan, dirinya tidak memikirkan kembali ke timnas Italia saat ini. Menurutnya, yang terpenting adalah melewati pandemi virus corona.

"Saat ini, kita harap virus itu berhenti menewaskan orang-orang. Setelah itu, kita lihat saja," kata Lippi.

3 dari 3 halaman

Mencontoh Tiongkok

Lebih lanjut, Lippi meminta Italia mencontoh Tiongkok dalam penanganan itu. Menurutnya, Tiongkok menangani pandemi dengan sangat baik.

"Di Tiongkok, mereka memenangkan pertarungan melawan virus dengan kegigihan, terutama di Wuhan. Mereka kini bisa membuka kembali aera dan memulai lagi operasional kota," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓