Orang Tanpa Gejala Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, Berapa Lama?

Oleh Annissa Wulan pada 07 Apr 2020, 17:50 WIB
Diperbarui 07 Apr 2020, 17:50 WIB
Ilustrasi flu
Perbesar
Ilustrasi flu. Sumber foto: unsplash.com/rawpixel.

Jakarta Virus Corona Covid-19 seperti hantu yang tiba-tiba masuk ke dalam tubuh. Ini bisa dilihat dari orang yang terinfeksi virus corona tapi tidak merasakan gejala apa-apa atau asimptomatik.

Meski begitu mereka tetap dapat menularkannya pada orang lain. Ada banyak kasus positif virus Corona, namun mereka sama sekali tidak merasakan gejala.

Belum ada penelitian yang berfokus pada berapa orang yang telah terinfeksi namun tidak merasakan gejala, yang jelas mereka memainkan peran penting dalam pandemi virus corona. Inilah pentingnya untuk bertindak sebagai orang yang telah terinfeksi dan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang dianjurkan.

Orang yang telah terinfeksi virus Corona paling menular pada puncak gejala mereka, yang berarti saat mereka sedang merasakan kondisi yang paling buruk, termasuk batuk dan demam.

Namun, dilansir dari huffpost.com, Selasa (7/4/2020), periode inkubasi sebelum seseorang menunjukkan gejala juga bisa membuat mereka menularkan virus corona pada orang lain, umumnya 2 hingga 14 hari setelah paparan awal.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Asimptomatik

Ilustrasi flu
Perbesar
Ilustrasi flu. Sumber foto: unsplash.com/Kelly Sikkema.

Secara umum, seseorang yang dicurigai terinfeksi virus Corona diminta untuk tetap diisolasi selama setidaknya 3 hari setelah dinyatakan pulih atau seminggu setelah merasakan gejala pertama. Anak-anak sering menjadi pembawa virus Corona yang asimptomatik dan menimbulkan risiko tertentu bagi orang-orang terdekat mereka.

Tidak adanya penelitian khusus mengenai asimptomatik menimbulkan risiko yang tinggi, sehingga penting untuk mematuhi anjuran social distancing. Kamu tidak akan tahu telah terpapar virus Corona atau belum, atau menyebarkannya pada orang lain, sehingga social distancing adalah langkah yang harus dilakukan dengan sangat agresif.

Disadur dari Fimela.com (Annisa Wulan, Nadya, published 7/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓