Ingin Tiru Ronaldo, Model Rambut Fans Chelsea Ini Malah Jadi Gaya Kuncung Ala Ronaldo de Lima

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 06 Apr 2020, 09:20 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 09:20 WIB
FOTO: Metamorfosis Gaya Rambut Cristiano Ronaldo dari Masa ke Masa
Perbesar
Kini rambut Cristiano Ronaldo tampak lebih dewasa dan rapih saat bermain untuk Juventus tapi tetap keren. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, London - Hati seorang fans muda Chelsea hancur setelah mencukur rambutnya. Bocah yang ingin meniru Cristiano Ronaldo kecewa karena potongan rambutnya malah jadi seperti Ronaldo Luís Nazário de Lima, bintang Brasil.

Cristiano Ronaldo telah memiliki banyak penampilan populer selama bertahun-tahun, baik dengan highlight pirang, simpul top atau tampilan klasik yang disisir.

Karena itu, tidak mengherankan jika para penggemar ingin meniru penampilan bintang Juventus.

Seperti dilansir The Sun, seorang anak muda menemukan ada lebih dari satu Ronaldo ketika meminta untuk memotong rambutnya.

Dalam sebuah video yang beredar dan bahkan dibagikan oleh pelatih Chelsea Jody Morris, menunjukkan penggemar The Blues menunjuk ke foto yang ingin dia tiru.

Dia jelas ingin mencari potongan rambut "seperti Ronaldo". Tapi, dia tidak tahu, ayahnya yang jadi tukang cukurnya berniat mengerjainya.

2 dari 3 halaman

Gaya Rambut Kuncung

ronaldo-luiz-nazario-de-lima-130421a.jpg
Perbesar
Bintang sepakbola Brasil Ronaldo de Lima

Bocah itu baru menyadari setelah dicukur ternyata rambutnya gaya Ronaldo Nazario di Piala Dunia 2002. Ronaldo asal Brasil ini menampilkan potongan rambut pendek di bagian depan kepalanya atau yang dikenal dengan gaya rambut kuncung.

Sontak saja kejadian ini membuat pengguna media sosial tertawa. Termasuk asisten pelatih Chelsea Morris yang membantu klip menjadi viral ketika menambahkannya ke kisah Instagram- nya.

3 dari 3 halaman

Dicemooh

Ronaldo sendiri saat itu dicemooh dengan potongan rambut yang tidak biasa itu. Dia kemudian mengungkapkan bahwa itu adalah metode pengalihan perhatian setelah mengalami cedera.

"Semua orang berbicara tentang rambut dan melupakan cedera. Saya bisa tetap lebih tenang dan santai dan fokus pada pelatihan saya," katanya waktu itu.

"Aku tidak bangga dengan rambut itu sendiri karena itu sangat aneh. Tapi itu cara yang baik untuk mengganti topik pembicaraan."

Lanjutkan Membaca ↓