Pergi dari MU, Romelu Lukaku Mengaku Semakin Berkembang

Oleh Rizki Hidayat pada 06 Apr 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 00:00 WIB
Romelu Lukaku
Perbesar
Striker Inter Milan Romelu Lukaku merayakan gol ke gawang Napoli pada laga Serie A di San Paolo, Senin (6/1/2019) atau Selasa dini hari WIB. (AFP/Tiziana Fabi)

Milan- Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, mengaku semakin matang dan berkembang sejak pergi dari Manchester United (MU). Lukaku sekarang jauh lebih mementingkan tim ketimbang dirinya sendiri.

Terpinggirkan dari skuat inti MU, membuat penyerang Timnas Belgia tersebut memutuskan hengkang ke Inter pada bursa transfer musim panas 2019.

Romelu Lukaku ditebus I Nerazzurri dari MU dengan banderol yang mencapai 75 juta poundsterling (Rp 1,5 triliun). Nilai tersebut bisa melonjak hingga 90 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun), tergantung dengan performa Lukaku bersama Inter Milan.

Bersama Il Biscione, pemain berusia 26 tahun tersebut mampu memperlihatkan tajinya. Romelu Lukaku berhasil mencetak 23 gol dan lima assist dari 35 pertandingan di seluruh ajang.

Jumlah tersebut membuat Lukaku bercokol di puncak top skorer sementara Inter Milan pada musim ini. Romelu Lukaku unggul tujuh gol atas Lautaro martinez yang berada di urutan kedua.

2 dari 2 halaman

Semakin Dewasa

AC Milan Vs Inter Milan
Perbesar
Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, melakukan selebrasi usai membobol gawang AC Milan pada laga Serie A di Stadion San Siro, Minggu (9/2/2020). Inter Milan menang 4-2 atas AC Milan. (AP/Massimo Paolone)

Mantan pemain Everton tersebut mengaku semakin dewasa sejak angkat kaki dari Manchester United. Lukaku menyebut kini tugasnya bukan hanya lagi mencetak gol, melainkan juga memberikan umpan.

"Ketika Anda dewasa, ini bukan hanya tentang diri Anda lagi. Mencetak gol adalah obat saya, itulah yang saya jalani. Tetapi semakin Anda tua, Anda harus menggunakan kecerdasan Anda, saya adalah seorang siswa dalam pertandingan," kata Lukaku.

"Saya merasa jika saya ingin membantu tim, saya harus mampu memberikan assist. Itu tidak bisa hanya saya (mencetak gol), itu harus menjadi orang di sebelah Anda," lanjutnya.

"Semua orang harus merasa penting. Jika saya tidak bisa melepaskan tembakan, saya akan selalu mencari celah untuk memberikan umpan," tutur Romelu Lukaku.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari Bola.com (penulis Rizki Hidayat)

Lanjutkan Membaca ↓