Romelu Lukaku: Mencetak Gol bagi Saya adalah Obat

Oleh Bogi Triyadi pada 04 Apr 2020, 14:45 WIB
Diperbarui 04 Apr 2020, 14:45 WIB
Romelu Lukaku
Perbesar
Striker Inter Milan Romelu Lukaku merayakan gol ke gawang Napoli pada laga Serie A di San Paolo, Senin (6/1/2019) atau Selasa dini hari WIB. (AFP/Tiziana Fabi)

Liputan6.com, Milan - Romelu Lukaku sukses mengembalikan performa terbaiknya sejak bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2019. Ia telah mencetak 17 gol dari 25 pertandingan di Liga Italia Serie A 2019-2020.

Torehan tersebut membuat Romelu Lukaku menjadi salah satu permain terbaik Serie A pada musim ini. Tak hanya itu, ia juga berupaya membantu Inter mengakhiri dominasi Juventus di kompetisi domestik.

Sebelumnya, Lukaku tampil kurang bagus bersama Manchester United (MU) dengan hanya mengemas 12 gol dari 32 laga di Liga Inggris, musim lalu. Hal itu yang membuat MU melepasnya ke Inter.

Kini, penyerang Timnas Belgia itu tengah menikmati kembali ketajamannya dalam mencetak gol. "Jelas mencetak gol bagi saya adalah obat. Untuk itulah saya hidup," kata Romelu Lukaku seperti dikutip dari Ronaldo.com.

 

 

2 dari 3 halaman

Tak Hanya Mencetak Gol

Inter Milan Tumbang di Markas Lazio
Perbesar
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku (tengah) membawa bola dari kawalan tiga pemain Lazio pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade Roma, Minggu, (16/2/2020). Lazio menang 2-1 atas Inter Milan. (AFP/Andreas Solaro)

Romelu Lukaku mengatakan tugasnya tidak hanya mencetak gol. Ia pun memahami pentingnya rekan satu tim untuk mendapat perhatian.

Karena itu, dia menegaskan kebutuhan tim di atas kepentingan pribadi. "Jika saya ingin membantu tim saya, saya juga harus mampu memberikan assist, karena itu bukan hanya saya," ucapnya.

"Semua orang harus merasa penting. Jika saya tidak bisa menembak, saya akan selalu berusaha untuk memberikan umpan terakhir," pungkas Romelu Lukaku.

 

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia

 
Lanjutkan Membaca ↓