Kompetisi Belum Jelas, Pemain Asing Persebaya Pulang Kampung

Oleh Liputan6.com pada 03 Apr 2020, 17:45 WIB
Diperbarui 03 Apr 2020, 17:45 WIB
Persebaya Surabaya, David da Silva
Perbesar
Ekspresi pemain Persebaya Surabaya, David da Silva, setelah membobol gawang Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (31/8/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Surabaya - Dua penyerang asing Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid dan David Aparecido da Silva memutuskan untuk kembali ke negara masing-masing. Ha itu dikarenakan belum ada kepastian mengenai Shopee Liga 1 2020 yang ditunda akibat pandemi corona.

Sejak mendapat libur pada 23 Maret lalu, beberapa pemain Persebaya memilih untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Sementara itu, pemain asing masih bertahan di Kota Surabaya.  Eid sendiri membenarkan dirinya kembali ke Swedia untuk sementara waktu. Rabu (1/4) malam, ia dan David da Silva bertolak ke negaranya masing-masing.

“Hari ini kami berdua kembali ke negara asal kami. Saya ke Swedia dan David ke Brasil. Nantinya di Swedia saya tetap berlatih dengan personal trainer,” ujar Eid melalui Persebaya.id.

Sesampainya di Swedia, Eid mengaku akan menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu. Pemain bernomor punggung 9 itu melakukan karantina demi keluarganya agar tetap terjaga.

"Saya akan melakukan self quarantine di hotel selama 7-10 hari. Baru setelah itu saya bertemu dengan keluarga,” tutupnya.

 

2 dari 3 halaman

Aryn Williams Lebih Dulu Pulang Kampung

7 Gaya Mahmoud Eid saat di Luar Lapangan, Tampil Stylish dan Menawan
Perbesar
Mahmoud Eid (Sumber: Instagram/mahheeid)

Sebelumnya, gelandang bertahan Aryn Glen Williams lebih dulu meninggalkan Indonesia. Aryn mengikuti anjuran pemerintah Australia untuk meninggalkan wilayah yang terkena wabah covid-19. Saat ini, ia tengah menjalani isolasi mandiri di sebuah hotel daerah Perth.

Pelatih Aji Santoso sudah memberi izin ketiga pemain asingnya untuk pulang. Selain itu, ia juga mengizinkan pemain lainnya untuk meninggalkan Surabaya dan kembali ke kampung halaman masin-masing.

"Saya beri kebebasan untuk pulang karena situasi yang masih belum jelas. Untuk jadwal tim kami juga mengikuti arahan dari PSSI,” terang Aji.

 

3 dari 3 halaman

Jaga Kesehatan

Pelatih berusia 49 tahun itu mengimbau para pemainnya untuk selalu menjaga kesehatan. Meski tidak di Surabaya, Aji akan tetap memantau pasukan Bajul Ijo ecara online.

"Saya meminta agar semua pemain bisa menjaga diri dan tetap sehat, sampai semua berkumpul lagi untuk menjalani kompetisi. Saya pun mendoakan agar kita semua bisa segera terbebas dari situasi seperti saat ini,” pungkas Aji.

(Balwa Ramadhan/Mg)

Lanjutkan Membaca ↓