Kenali Ciri-ciri Gejala Infeksi Virus Corona Covid-19, Mulai Gejala Umum hingga Diare

Oleh Anisha Saktian Putri pada 03 Apr 2020, 04:00 WIB
Diperbarui 03 Apr 2020, 04:00 WIB
[Fimela] ilustrasi droplets
Perbesar
ilustrasi droplets | pexels.com/@olly

Jakarta - Pandemi virus Corona Covid-19 masih jadi momok masyarakat dunia saat ini. Semua orang pun kini waspada, lantaran penularannya yang begitu masif.

Demam, batuk, rasa lelah menjadi gejala umum terinfeksi virus corona Covid-19. Bila seseorang terinfeksi virus, dia akan menunjukkan gejala dalam 1-14 hari sejak terpapar virus ini.

Menurut WHO dan Centers for Disease Control and Prevention, ciri terkena infeksi corona Covid-19 juga akan mengalami nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, hingga diare.

Baru-baru ini sebuah penelitian telah dilakukan dan melaporkan diare sebagai gejala yang harus diperhatikan sebagai ciri-ciri terinfeksi virus corona, terutama karena beberapa tidak menunjukkan gejala batuk maupun sesak napas selain diare.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Gejala gastrointestinal

Diare
Perbesar
Selain gangguan pernapasan, gangguan pencernaan juga merupakan gejala virus corona (sumber foto: pixabay)

Dilansir dari Merdeka.com, menurut sebuah studi baru, beberapa pasien dengan Covid-19 mengalami gejala gastrointestinal, terutama diare sebagai tanda pertama penyakit ini. dokter harus menyadari bahwa gejala pencernaan mendadak pada orang dengan kemungkinan pernah memiliki kontak dengan virus atau pasien Covid-19.

"Kegagalan untuk mengenali pasien-pasien ini sejak dini dan seringkali dapat menyebabkan penyebaran penyakit tanpa disadari," papar para penulis dalam makalah mereka, yang diterbitkan sebelum dicetak Senin (30 Maret) dalam The American Journal of Gastroenterology.

 

 

 


Sampel Pernapasan dan Tinja

Secara optimal, pengujian Covid-19 harus dilakukan menggunakan sampel pernapasan dan tinja, jika tersedia.

Para penulis mencatat bahwa penelitian mereka relatif kecil, dan penelitian yang lebih besar diperlukan untuk lebih menggambarkan gejala pencernaan pada pasien dengan COVID-19 ringan.

Disadur dari Fimela.com (Anisha Saktian Putri/Nabila Mecadinisa)

#Changemaker

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya