Corona Covid-19 Bikin Duel Vs Ferguson Tak Jelas, Khabib Nurmagomedov Pulang Kampung

Oleh Luthfie Febrianto pada 31 Mar 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 31 Mar 2020, 20:30 WIB
Khabib Nurmagomedov

Liputan6.com, Dagestan - Pandemi virus corona covid-19 turut berdampak kepada pertandingan UFC 249 antara juara bertahan, Khabib Nurmagomedov dengan Tony Ferguson. Hingga saat ini, Khabib masih tertahan di kampung halamannya, Rusia lantaran jadwal tak menentu dan karantina (lockdown).

"Saya saat ini berada di Dagestan, berlatih dan bersiap setiap hari. Meskipun saya tidak tahu untuk apa karena ketika saya ke sini, saya tahu perbatasan akan ditutup. Sama seperti di Amerika dan Eropa, di mana pun," ujar Khabib seperti dilansir ESPN.

Virus corona telah menjadi pandemi di seluruh dunia sejak ditemukan di Tiongkok Desember lalu. Menurut data New York Times, Selasa (31/3/2020) ada 770.600 orang dinyatakan positif terjangkit dengan 37.042 meninggal dunia.

Italia menjadi negara terparah di Eropa yang terpapar virus corona. Ada 101.739 kasus dengan 11.591 orang meninggal dunia di sana. Spanyol berada di urutan kedua dengan 85.195 kasus dan 7.340 orang meninggal dunia.

Sementara itu di Amerika Serikat (AS) ada 163.541 kasus dengan 3073 orang meninggal dunia. Jumlah kasus positif virus corona di AS merupakan yang terbanyak di dunia.

Khabib sejatinya dijadwalkan bertarung dengan Ferguson pada 18 April di Las Vegas, AS. Namun pandemi virus corona membuat UFC menunda pertandingan itu.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Tidak Jelas

UFC 249: Khabib Nurmagomedov melawan Tony Ferguson pada 18 April 2020 di Broklyn, Amerika Serikat.
UFC 249: Khabib Nurmagomedov sejatinya dijadwalkan melawan Tony Ferguson pada 18 April 2020 di Broklyn, Amerika Serikat.

Khabib mengaku sempat dihubungi pihak UFC soal pertandingan itu. Menurutnya, UFC rencananya menggelar pertandingan itu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA)

Maka dari itu, Khabib pun pulang ke Rusia setelah sempat berada di AS. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan lagi terkait rencana tersebut lantaran pemerintah UEA telah melakukan lock down.

"Setelah berbicara dengan UFC kami terbang ke UEA satu bulan sebelum pertandingan. Tetapi ketika berada di sini, kami mengetahui bahwa mereka akan melakukan karantina," kata Khabib.

3 dari 3 halaman

Tetap Berlangsung

Sebelumnya, CEO UFC, Dana White menegaskan laga Khabib vs Ferguson tetap akan digelar. Tak hanya itu, ia juga memastikan kalau akan ada pertarungan tambahan yang tak kalah seru.

White mengaku sedang mendekati sejumlah petarung.

"Kami sedang mencari cara. Sebetulnya, Francis Ngannou adalah salah satu yang kami dekati. Ya, untuk melawan Jairzinho Rozenstruik," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓