Xavi Hernandez Isyaratkan Sudah Siap Tangani Barcelona

Oleh Windi.Wicaksono pada 31 Mar 2020, 16:30 WIB
Diperbarui 31 Mar 2020, 16:30 WIB
Xavi Hernandez
Perbesar
Legenda Barcelona, Xavi Hernandez kini melatih klub asal Qatar, Al Sadd. (AFP/Karim Jaafar)

Liputan6.com, Doha - Mantan playmaker Timnas Spanyol, Xavi Hernandez, sekarang merasa sudah siap untuk menangani Barcelona. Legenda klub berjulukan Blaugrana itu sempat menolak tawaran melatih Barcelona pada Januari silam.

Kala itu, Xavi mengaku masih ingin mendapat pengalaman sebelum duduk di kursi pelatih Barcelona. Saat ini, Xavi menukangi klub asal Qatar, Al Sadd.

Xavi dikenal merupakan jebolan akademi La Masia milik Barcelona dan menjalani debut dengan tim utama pada 1998. Pada 2015, dia memutuskan pergi dan membela Al Sadd, yang sekarang menjadi klub yang dia latih.

Xavi memutuskan pensiun pada Mei 2019. Pelatih berusia 40 tahun itu sekarang diberi tugas mengembangkan sepak bola di Qatar melalui Al Sadd. Tapi, belakangan dia mengaku berhasrat kembali ke Barcelona.

"Saya tentu ingin kembali ke Barcelona, saya merasa begitu antusias ketika mereka datang dengan tawaran," ungkap Xavi, seperti dilansir Marca.

"Saya dapat melihat diri saya sendiri menjadi pelatih dan saya merasa mampu memberikan sesuatu yang positif kepada para pemain saya," tutur pemain yang mengantarkan Spanyol juara Piala Dunia 2010 ini.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

 

2 dari 3 halaman

Ada Persyaratan

Xavi Hernandez
Perbesar
Xavi Hernandez ketika masih membela Barcelona. (Lluis Gene/AFP)

Untuk kembali ke Barcelona sebagai pelatih, Xavi mengaku memiliki sederet persyaratan. Tawaran Blaugrana pada Januari lalu ingin agar Xavi menggantikan posisi Ernesto Valverde, yang sebelumnya dipecat.

Posisi Valverde sendiri akhirnya sekarang diisi Quique Setien setelah Xavi menolak tawaran melatih dari klub asal Katalan tersebut. Xavi menginginkan kebebasan seandainya dia menjabat pelatih Barcelona di masa depan.

3 dari 3 halaman

Wewenang Penuh

"Tapi, saya menerangkan kepada mereka bahwa saya ingin memulai proyek itu dari nol, di mana semua pengambilan keputusan berada di tangan saya," jelas Xavi.

Lanjutkan Membaca ↓