China Mulai Pulih dari Virus Corona Covid-19, El Sharaawy Ingin Pulang ke Italia

Oleh Defri Saefullah pada 27 Mar 2020, 06:40 WIB
Diperbarui 27 Mar 2020, 06:40 WIB
Stephan El Shaarawy - AS Roma vs Bologna

Liputan6.com, Shanghai- Stephane El Shaarawy menjalani masa sulit selama merantau ke Liga Tiongkok musim ini karena terserang wabah virus corona covid-19 terlebih dahulu. Maka itu, striker Shanghai Shenhua itu tahu betul bagaimana rasa takut hidup diserang virus.

Kini setelah China mulai pulih dari wabah virus corona, El Shaarawy ingin pulang ke kampungnya Italia. Dia mengaku rindukan kota Roma.

El Sharaawy gabung Shanghai Shenhua di awal musim ini. Dia diboyong dengan transfer 16 juta euro dari AS Roma dengan kontrak hingga 2022.

Meski begitu, dia hanya tampil 13 kali di Liga China. Apalagi musim baru tertunda karena wabah virus corona.

"Suasana di China sudah jauh lebih baik saat ini setelah badai virus corona. Shanghai sudah mulai hidup lagi, seluruh negeri," ujarnya seperti dikutip Football Italia.

2 dari 3 halaman

Pesan Kepada Dunia

Striker AS Roma Stephan El Shaarawy merayakan gol ke gawang Chelsea (Twitter AS Roma)
Stephane El Shaarawy selamat dari wabah Virus Corona di China (Twitter AS Roma)

 

Dia berharap pulihnya China dalam menghadapi virus corona menjadi penyemangat buat negara lain.

"Dari rumah saya, sekarang bisa lihat lalu lintas di jalanan, orang-orang mulai keluar rumah lagi. Saya pikir ini tanda bagus," ujarnya.

"Dulu semuanya lockdown, sekarang bisa ke bar, restoran seperti jadi kemenangan besar," katanya.

Di sisi lain, dia kini ingin pulang lagi ke Eropa utamanya Italia. Dia berharap bisa pindah dan masuk skuat timnas Italia.

Meski Piala Eropa ditunda, El Shaarawy tetap ingin pulang ke Italia.

"Saat ini saya pemain Shanghai. Sebelumnya saya memang meminta dijual, tapi sekarang saya harus berpikir main bagus untuk tim. Saya tak bisa bicara transfer," ujarnya.

 

3 dari 3 halaman

Rindu Roma

 

El Sharaawy mengatakan kehidupannya berubah total setelah pindah ke China. Dia merindukan suasana dan gaya hidup di Roma.

"Saya meninggalkan banyak hal di Roma,bukan saja sepak bola. Saya merasa jadi bagian keluarga. Saya rindu Italia," ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Kevin Sanjaya, Anak Muda Berprestasi Versi Forbes Indonesia