Tetap Waspada saat Pakai Jasa Pesan Antar Makanan di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Oleh Harley.Ikhsan pada 26 Mar 2020, 20:10 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 20:10 WIB
Ilustrasi delivery makanan

Liputan6.com, Jakarta - Mayoritas masyarakat dunia sudah menjalani isolasi mandiri menghadapi pandemi virus Corona. Demi membatasi interaksi, mereka pun menggunakan jasa pesan antar makanan ke rumah.

Meski begitu, keamanan layanan ini masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, tidak tertutup kemungkinan virus menyebar melalui permukaan benda, meski belum ditemukan bukti Corona bisa ditularkan melalui makanan.

Maka tindakan pencegahan tetap perlu dilakukan. Leana Wen, dokter dan profesor di Departemen Kesehatan Masyarakat George Washington University mengatakan, virus Corona dapat hidup di instrumen yang sering disentuh orang

Di antaranya wadah bungkus makanan dan peralatan untuk makan. “Oleh karena itu, orang harus mencuci tangan setelah menyentuh barang dan sebelum makan atau menyentuh wajah,” ujar Wen dikutip Fox News.

Tidak hanya wadah makanan dan peralatan makan, benda lain yang kerap bertukar tempat dalam proses layanan ini adalah uang tunai. Masih banyak orang menggunakan metode tersebut walau sudah banyak layanan memungkinkan transaksi secara daring.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Cuci Tangan

mencuci tangan
ilustrasi mencuci tangan. (Shutterstock)

Di sini pentingnya mencuci tangan dengan air mengalir kembali penting. Masyarakat juga diminta mandi setelah keluar dari duman dalam waktu lama.

Untuk mengurangi penggunaan jasa pesan antar makanan, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS bahkan merekomendasikan warga untuk menyimpan persediaan makanan dan air untuk dua pekan. 

Lanjutkan Membaca ↓