Selain Berlatih Sendiri, Penyerang Persebaya David da Silva Isi Libur dengan PUBG

Oleh Liputan6.com pada 26 Mar 2020, 14:45 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 14:45 WIB
Persebaya Surabaya, David da Silva

Liputan6.com, Surabaya - PlayerUnknown's Battlegrounds atau biasa dikenal PUBG merupakan salah satu game mobile yang marak digandrungi masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa. Game bergenre battle royale ini bisa dimainkan bersama 100 orang sekaligus yang bisa membuat pemainnya lupa waktu.

PUBG sendiri diluncurkan pada Maret 2017, dan dirilis pada Desember 2017. Dengan beberapa aspek menarik yang dimiliki, tak heran jika game ini disukai semua kalangan termasuk David Aparecido da Silva.  Penyerang Persebaya  Surabaya itu merupakan salah satu penggemar game tersebut.

Dalam situasi saat ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melakukan social distancing dan tetap berada di rumah. Menyiasati hal tersebut, selain berlatih sendiri di rumah, David da Silva mengisi kebosanan dengan bermain PUBG.

“Saya bermain PUBG sejak 2018. Waktu baru awal gabung Persebaya, tahunya dari pemain lain dan ofisial tim yang banyak anak mudanya. Setelah itu ikut main dan bentuk tim,” kata David da Silva melalui Persebaya.id.

 

2 dari 3 halaman

Bermain dengan Pendukung Persebaya

Pemain Asing Persebaya
David da Silva - Awal bergabung dengan Persebaya Surabaya pada tahun 2018 dan membukukan 20 gol dari 23 laganya bersama skuat Bajul Ijo. Striker asal Brasil ini sempat hengkang ke Korea Selatan pada tengah musim 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)

Selain melawan rekan setimnya seperti Muhammad Hidayat, M.Alwi Slamat, dan Irfan Jaya, pemain bernomor punggung 7 itu mengaku sering bermain dengan pendukung Persebaya. 

“Dalam situasi seperti sekarang ini, selain latihan tentu main game PUBG. Ada teman luar tim juga yang ikut main bareng. Dari game ini, komunikasi dan kerjasama yang kami cari. Seru sekali, apalagi saat menang,” ungkap pemain asal Brasil tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Hanya di Waktu Senggang

Tentunya, David da Silva hanya bermain disaat waktu luang. Kegiatan tersebut ia lakukan ketika tidak ada program latihan, atau di sela waktu istirahat.

“Hampir sepanjang waktu saat libur. Kalau sudah main, saya tidak menyentuh hal lain. Saya fokus menyelesaikan game di masa istirahat tim. Karena saya hanya punya waktu sedikit,” tambahnya.

(Balwa Ramadhan/Mg)

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Final Liga Champions 2007: AC Milan vs Liverpool