Kampanye Empati Hadapi Corona Covid-19, Pendukung Liverpool di Indonesia Kumandangkan You'll Never Walk Alone

Oleh Harley.Ikhsan pada 25 Mar 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 25 Mar 2020, 21:00 WIB
Ari Lasso

Liputan6.com, Jakarta - Suporter Liverpool asal Indonesia membuat video klip sebagai bentuk dukungan kepada petugas medis, korban, serta semua pihak yang saat ini bergiat melawan pandemi virus Corona di seluruh dunia.

Mereka menyanyikan lagu kebesaran klub yakni You’ll Never Walk Alone (YNWA) yang selalu dikumandangkan di stadion sebelum dan setelah Liverpool bertanding.

"Awalnya ada ide dari kawan kami di Rusia, lalu kami ajak rekan-rekan dalam grup WhatsApp untuk menyumbangkan video bernyanyi You’ll Never Walk Alone. Tak disangka, dalam waktu tiga hari bisa masuk 96 video," kata salah satu pendukung Liverpool Ignatius Indro dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

“Selain itu, lirik YNWA sangat pas. Mengajarkan optimisme kalau kita harus tegar menghadapi badai ujian ini. Bahwa di akhir semua ini akan ada pelangi dan tawa kemenangan,” sambung Indro yang juga menjabat Ketua Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI).

YNWA merupakan karya grup musik asal Liverpool yakni Gerry and The Pacemakers. Lagu ini merajai tangga lagu radio pada 1963.

Tedapat 82 pendukung Liverpool yang menyanyikan YNWA dalam video berdurasi enam menit. Mereka berasal dari berbagai penjuru Tanah Air di antaraTedapat 82 pendukung Liverpool yang menyanyikan YNWA dalam video berdurasi enam menit.nya Banda Aceh, Kendahi, hingga Papua. Ada juga yang tengah menetap di Sheffield (Inggris), Moskow (Rusia), dan Seattle (AS).

Profesi yang terlibat juga bermacam-macam. Dari pejabat negara, pemadam kebakaran, jurnalis, seksolog, penyiar radio, presenter televisi, aktivis LSM, pekerja kreatif, sutradara film, dosen dan pengacara.

2 dari 3 halaman

Beri Semangat

Liverpool
Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Beberapa nama yang menjadi kontributor gerakan ini antara lain anggota BPK RI Achsanul Qosasi, anggota Ombudsman RI Alvin Lie, anggota DPR RI Rahmad Handoyo, komisioner KPU RI Ilham Saputra, dan komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.

Mereka yang juga terlibat yakni komentator M Kusnaeni dan Hardimen Koto, seksolog Zoya Amirin, praktisi legal Yeni Fatmawati, penyanyi Ari Lasso, sutradara film Andibachtiar Yusuf, dan analis politik Hendri Satrio.

“Kami berharap, sumbangsih kecil ini dapat memberi semangat kepada dunia kalau kita akan mampu mengatasi masalah besar ini secara bersama-sama. Dengan optimistis dan bergandengtangan saling menguatkan, kita percaya akan melihat cahaya di ujung kegelapan,” kata Achsanul Qosasi, salah seorang kontributor gerakan ini.

3 dari 3 halaman

Stay at Home

Dengan gerakan ini, Achsanul juga meminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah.

“Bekerja, belajar dan beribadah di rumah hingga status tanggap darurat dinyatakan selesai. Tetap jaga kebersihan, lakukan physical distancing dan berdoa agar kita bersama bisa melewati ujian ini,” kata Presiden Madura United FC itu.

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Kevin Sanjaya, Anak Muda Berprestasi Versi Forbes Indonesia