Kemenpora Sambut Positif Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 karena Pandemi Virus Corona Covid-19

Oleh Luthfie Febrianto pada 25 Mar 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 25 Mar 2020, 09:00 WIB
Kemenpora

Liputan6.com, Jakarta - Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyambut positif penundaan Olimpiade 2020 di Tokyo. Menurut Kemenpora, langkah itu sudah tepat lantaran pandemi virus corona covid-19 belum mereda.

"Kemenpora mendukung sepenuhnya kesepakatan tersebut yang memastikan bahwa Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung paling lambat tahun depan akan digabung dengan Paralimpik, sehingga akan bernama Olympic and Paralympic Games Tokyo 2020," kata Kemenpora dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (25/3/2020).

Seperti diketahui, Olimpiade Tokyo 2020 semula akan berlangsung 24 Juli hingga 9 Agustus. Namun Pemerintah Jepang lewat Perdana Menteri Shinzo Abe serta Presiden IOC, Thomas Bach memutuskan menundanya.

Abe dan Bach memutuskan menunda Olimpiade selama satu tahun dengan paling lambat digelar tahun 2021. Penundaan itu dilakukan lantaran pandemi virus corona.

Menurut data worldometer, ada 422.566 kasus virus corona di seluruh dunia per Rabu (25/3/2020). Dari jumlah itu, sebanyak 18.887 orang meninggal dunia.

Dalam rilisnya, Kemenpora juga meminta para atlet dan pimpinan cabang olahraga di Tanah Air memaklumi. Meskipun, diakui Kemenpora, para atlet telah melakukan persiapan cukup lama untuk turun di Olimpiade Tokyo 2020.

 

 

2 dari 3 halaman

Atur Ulang Anggaran

Antisipasi Virus Corona di Stasiun Gambir
Calon penumpang kereta api mengenakan masker saat berada di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/01). Dalam rangka pencegahan Virus Corona, PT Kereta Api Indonesia (persero) melakukan sosialisasi kepada penumpang dengan membagi-bagikan masker di stasiun Gambir. (merdeka.com/Imam Buhori)

Ditundanya Olimpiade Tokyo 2020 berarti membuat jadwal dan penandaan berantakan. Menyikapi hal itu, Kemenpora mengaku bakal mengkaji ulang kebutuhan anggaran.

Apalagi, pemerintah Indonesia juga tengah fokus menanggulangi pandemi virus corona. "Kemenpora bersama NOC dan NPC akan segera mereview ulang kebutuhan anggaran yg tersedia karena pemerintah sedang memfokuskan pada penanganan dan pencegahan merebaknya virus Corona," kata Kemenpora.

3 dari 3 halaman

Jaga Jarak

Lebih lanjut, Kemenpora juga meminta para atlet untuk mematuhi imbauan terkait social distancing. Kementrian pimpinan Zainudin Amali itu pun meminta para atlet menjaga kesehatan.

"Utamakan social and physical distance. Jaga kesehatan sesuai protokol olahraga," kata Kemenpora.

Lanjutkan Membaca ↓