Gara-Gara Corona Covid-19, Sejumlah Klub Liga Prancis Berpotensi Bangkrut

Oleh Windi.Wicaksono pada 23 Mar 2020, 09:45 WIB
Diperbarui 23 Mar 2020, 09:45 WIB
Logo Ligue 1
Perbesar
Spanduk bergambar logo Ligue-1. (AFP PHOTO / PASCAL GUYOT)

Liputan6.com, Paris - Sebagian klub Liga Prancis berpotensi bangkrut akibat krisis kesehatan yang disebabkan pandemi virus corona Covid-19. Kompetisi Liga Prancis sendiri kemungkinan baru kembali dilanjutkan pada 15 Juni mendatang.

Perwakilan klub-klub Liga Prancis Ligue 1, Bernard Caiazzo, berharap adanya bantuan dari negara dan federasi. Sebab, klub-klub membutuhan dana karena tidak adanya pemasukan dari tiket pertandingan, hak siar, maupun penjualan merchandise.

"Tanpa bantuan negara, dalam enam bulan, separuh dari klub-klub profesional akan mengalami kebangkrutan," ujar Caiazzo kepada Bleu Loire, seperti dilansir AFP.

Salah satu dewan direksi di St Etienne ini mengungkapkan bagaimana kerugian yang harus dihadapi klub-klub Liga Prancis dengan situasi sekarang. Dia ingin ada solusi terbaik untuk klub-klub yang berpotensi bangkrut tersebut.

"Lima kompetisi terbesar di Eropa telah merugi empat miliar euro, Liga Prancis antara 500 hingga 600 juta," jelas Caiazzo.

2 dari 4 halaman

Hentikan Kompetisi

PSG Kalahkan Saint-Ettiene
Perbesar
Salah satu pertandingan kompetisi Ligue 1 Prancis. (AFP/Philippe Kiasek)

Prancis menghentikan kompetisi liga sepak bola mereka pada 13 Maret lalu sebagai imbas pandemi virus corona COVID-19, yang hingga Minggu (22/3/2020) menewaskan lebih dari 13.000 orang di seluruh dunia.

"Kami tak akan mampu bermain hingga kurvanya mendatar. Merampungkan kompetisi ini akan sangat vital," jelas Caiazzo.

3 dari 4 halaman

Perjuangan Klub

Caiazzo mengatakan, sebagian klub Ligue 1 merasakan apa yang klubnya alami saat ini. St Etienne sendiri sejauh ini masih harus berjuang untuk keluar dari zona degradasi di Ligue 1 2019-2020.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut

Lanjutkan Membaca ↓