7 Bintang Terbaik Real Madrid dari Belanda, Siapa Paling Produktif?

Oleh Alfi Yuda pada 10 Mar 2020, 07:15 WIB
Diperbarui 10 Mar 2020, 07:15 WIB
Ruud Van Nistelrooy 09

Jakarta - Real Madrid dikenal selalu suka mengumpulkan bintang-bintang dalam kuat mereka. Tak heran mereka dijuluki Los Galacticos.

Real Madrid juga tak segan merogoh kocek dalam-dalam untuk memboyong bintang sepak bola bidikannya. Selain ingin berjaya di La Liga, Los Blancos selalu berambisi bersinar di Eropa. 

Faktnya, El Real sampai sekarang masih menyandang status sebagai tim bergelimang gelar terbanyak di Liga Champions. Adapun di La Liga, Real Madrid harus menjaga persaingan ketat dengan seteru abadi, Barcelona. 

Seperti yang terjadi musim ini. Barcelona bersaing ketat dengan Real Madrid dalam pacuan gelar La Liga. Real Madrid tergusur ke posisi kedua setelah takluk 1-2 dari Real Betis, Senin (9/3/2020). Los Blancos defisit dua poin dari Barcelona yang bercokol di puncak. 

Sebagai tim yang gemar mengumpulkan bintang, Real Madrid terbiasa punya pemain dari berbagai negara. Satu di antaranya dari Belanda. 

Belanda dikenal sebagai produsen talenta-talenta berbakat di sepak bola.  Negara yang terletak di Eropa Barat itu pernah sekali menjuarai Piala Eropa pada 1988.

Namun sayang, pemain-pemain asal Belanda kurang bisa beradaptasi dengan baik bersama El Real. Real Madrid kerap menjadi momok bagi pemain asal Belanda. 

Ruud van Nistelrooy menjadi satu dari sedikit pemain asal Belanda yang tampil cukup apik selama berseragam Real Madrid. 

Berikut ini deretan pemain Belanda terbaik yang membela Real Madrid, seperti dilansir dari Soccergator

2 dari 8 halaman

1. Wesley Sneijder

Wesley Sneijder
Wesley Sneijder bermain dua musim di Real Madrid (2007-2009). Di musim perdananya, Sneijder tampil gemilang dan berhasil mengantarkan Los Merengues mempertahankan gelar La Liga. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Wesley Sneijder yang berposisi sebagai gelandang serang bergabung bersama Real Madrid pada 2007 dengan transfer senilai 27 juta euro. Pada musim perdananya di Real Madrid, Sneijder berhasil memenangkan dua gelar juara, La Liga dan Piala Super Spanyol.

Sayangnya, Sneijder hanya dua musim berseragam Los Blancos. Bersama Real Madrid, Sneijder mengoleksi 11 gol dari 66 pertandingan. Dia kemudian hijrah ke Inter Milan. 

 

3 dari 8 halaman

2. Arjen Robben

Arjen Robben
Arjen Robben (AFP PHOTO/PIERRE-PHILIPPE MARCOU )

Arjen Robben didatangkan dengan biaya 24 juta pounds (Rp451 miliar) dari Chelsea 2004. Senasib dengan Sneijder, Robben hanya mampu bertahan selama dua musim di Real Madrid.

Bersama Real Madrid, Robben mengoleksi 13 gol dari 65 kesempatan bermain. Dia juga ikut membantu Real Madrid meraih satu gelar La Liga sebelum dijual ke Bayern Munchen. 

 

4 dari 8 halaman

3. Rafael van der Vaart

Rafael van der Vaart dan Cristiano Ronaldo di Real Madrid (Marca)
Rafael van der Vaart dan Cristiano Ronaldo di Real Madrid (Marca)

Rafael van der Vaart berposisi sebagai gelandang serang. Rafael van der Vaart pernah berseragam Real Madrid sejak 2008-2009 sampai 2010-2011. Selama di Santiago Bernabeu, dia tampil 73 kali dan menyumbangkan 12 gol. 

Pada 2018, dia masuk nominasi Ballon d'Or dan membantu Los Blancos menjuarai Piala Super Spanyol. Namun, ketika Real Madrid menunjuk Manuel Pellegrini sebagai pelatih baru, Van der Vaart jarang mendapat kesempatan bermain. Dia kemudian dijual ke Tottenham Hotspur.  

5 dari 8 halaman

4. Ruud van Nistelrooy

Ruud Van Nistelrooy 04
Pemain Real Madrid Ruud van Nistelrooy (kiri) dan Raul Gonzalez (kanan) melakukan perayaan usai mencetak gol saat pertandingan melawan Bate Barisov di Stadium Santiago Bernabeu, Spanyol, Rabu (17/9/2008). (EPA/Zipi)

Pemain asal Belanda yang paling produktif saat membela Real Madrid adalah Ruud van Nistelrooy. Mantan pemain Manchester United itu menjalani masa bakti di El Real selama 4 musim.

Ruud van Nistelrooy mengoleksi 64 gol dari 96 pertandingan yang dilakoni di Real Madrid. Ruud van Nistelrooy berhasil menjadi top scorer pada La Liga musim 2006-2007 dengan torehan 25 gol.

Bersama Real Madrid, juga ikut mengantar tim meraih gelar Liga Champions. 

6 dari 8 halaman

5. Klaas-Jan Huntelaar

img_huntelaar-3.jpg
Klaas Jan Huntelaar. (AFP PHOTO / FABIO MUZZI)

Klaas-Jan Huntelaar pernah berseragam Los Blancos selama setengah musim pada 2009. Huntelaar akhirnya pindah ke AC Milan di musim berikutnya.

Penampilannya bersama Real Madrid dibilang tidak terlalu buruk. Huntelaar mengoleksi 8 gol dari 20 penampilan. Namun, dia tidak menyumbang gelar untuk Real Madrid.

 

7 dari 8 halaman

6. Royston Drenthe

5 Pembelian Aneh Real Madrid
Royston Drenthe - Diboyong dari Feyenoord, Drenthe dinilai jauh dari harapan dan tidak memuaskan. Penampilannya mendapat cercaan dari para penggemar sendiri serta disebut sebagai pemain terburuk yang pernah dibeli Real Madrid. (AFP/Javier Soriano)

Pemain yang kini berusia 32 tahun pernah membela raksasa La Liga, Real Madrid. Royston Drenthe bergabung dengan Real Madrid di musim 2010-2011 dari Feyenoord.

Pembelian Royston Drenthe dikabarkan masuk daftar pembelian aneh oleh Real Madrid. Semasa baktinya bersama El Real, Royston Drenthe bermain beberapa musim sebagai pemain pinjaman.

Royston Drenthe berhasil memberikan satu gelar La Liga 2007-2008 dan dua gelar Piala Super Spanyol selama bermain untuk Real Madrid. Total Royston Drenthe melakoni 65 pertandingan disemua ajang dengan mengoleksi 4 gol dan 5 assist.

 

8 dari 8 halaman

7. Clarence Seedorf

Real Madrid
Clarence Seedorf, gelandang asal Belanda selama tiga musim dari 1996-1997 hingga 1998-1999 menjadi nomor 10 di Real Madrid. (Istimewa)

Legenda AC Milan dan Belanda, Clarence Seedorf, pernah bermain untuk raksasa Spanyol (Real Madrid). Seedorf yang berposisi sebagai gelandang tengah serbaguna menjalani 159 pertandingan dan mengoleksi 20 gol serta 17 assist.

Ketika membela Real Madrid, Seedorf memberikan sebuah gelar La Liga 1996-1997, serta Liga Champions pada musim 1997-1998. 

Disadur dari Bola.com(Alif Yuda/Yus Mei Sawtri)

Lanjutkan Membaca ↓