Mario Balotelli Dukung Liga Italia Dihentikan Dulu

Oleh Gregah Nurikhsani pada 09 Mar 2020, 08:50 WIB
Diperbarui 09 Mar 2020, 08:50 WIB
Potret Sepinya Stadion San Siro di Milan
Perbesar
Suasana pertandingan Inter Milan dan Ludogorets yang tanpa penonton di Stadion San Siro, Milan, Italia (27/2/2020). Akibat virus COVID-19 yang sedang mewabawah, pertandingan leg kedua babak 32 besar Liga Europa UEFA antara Inter Milan melawan Ludogorets dimainkan tanpa.(Emilio Andreoli, UEFA via AP)

Milan- Penyerang bengal Mario Balotelli setuju dengan anjuran Asosiasi Pesepak Bola Italia agar Liga Italia Serie A dihentikan dulu sampai penyebaran virus corona terkendali.

Sebelumnya, Presiden Asosiasi Pesepak Bola Italia (AIC), Damiano Tommasi menyerukan penangguhan total semua pertandingan sepak bola di Italia demi mengurangi penyebaran virus corona.

"Mari kita hentikan liga! Apakah kita membutuhkan yang lain? Hentikan sepak bola!" tulis Tommasi di Twitter, dikutip dari Football Italia.

Posting-an Tommasi dikutip langsung oleh Balotelli. Menurutnya, itu adalah langkah paling tepat melihat kondisi di Italia yang memasuki kategori siaga.

"Saya setuju 100 persen. Uang tak sebanding dengan kesehatan, kita harus bangun. Jangan mengatakan kepada saya, 'Tapi kamu terlindungi!'," tulis striker Brescia, Balotelli.

Seperti diketahui, wilayah tempat Brescia bermarkas memang belum terpapar virus corona. Berbeda dengan Lombardy, sebuah provinsi di utara Italia tempat di mana AC Milan dan Inter Milan berada.

Balotelli menilai bermain tanpa penonton tidak lantas memberikan garansi bahwa orang-orang terlindungi dari virus corona. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Liga Italia Serie A harus dihentikan saat ini juga.

"Saya cinta sepak bola lebih dari Anda mencintainya. Tapi, bepergian dengan bus, kereta, pesawat, tdiur di hotel, Anda sangat mungkin terpapar virus karena ada kontak dengan sekitar Anda," tambah Balotelli.

"Saya sudah tidak bisa melihat anak saya sendiri karena virus ini. Anak-anak saya tidak tinggal di Lombardy, tapi tetap saja saya dilarang bepergian. Ini menyedihkan," ujarnya lagi.

2 dari 3 halaman

Pernyataan Federasi

Logo Liga Italia Serie A
Perbesar
Logo Liga Italia Serie A (Ist)

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabirele Gravina berencana menskorsing Liga Italia Serie A jika ada satu saja pemain yang mengidap virus corona. Italia memang menjadi satu negara Eropa paling parah terkena dampak penyakit dari China itu.

Hingga berita ini turun, tercatat ada 4.634 pasien yang positif menderita virus corona. Jumlah kematian pun bertambah menjadi 197 korban jiwa.

Serie A Italia dan kegiatan olahraga lain di sana sudah dihentikan hingga 3 April. FIGC pun mengatakan siap menghentikan Serie A secara total jika ditemukan ada satu pesepak bola positif mengidap virus corona.

"Jika ada satu saja pemain Serie A positif virus corona, maka kami akan menghentikan kompetisi," kata Gravina.

Sumber: Football Italia

Disadur dari Bola.com (Penulis Gregah Nurikhsani, Published 8/3/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓