Komunitas Pecinta Formula E di Indonesia Diklaim Meningkat 40 Persen

Oleh Hendry Wibowo pada 02 Mar 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 02 Mar 2020, 15:00 WIB
Penampakan Aspal Uji Coba Lintasan Formula E di Monas
Perbesar
Contoh aspal lintasan Formula E terlihat di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/2/2020). Aspal untuk sirkuit Formula E di uji coba di Monas, lokasi pengaspalan itu berada di Monas bagian timur. Pengaspalan dilakukan dengan dua metode, sandsheet dan geotextile. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Jakarta Penyelenggara Formula E Jakarta melakukan pertemuan pertama dengan komunitas penggemar balap mobil listrik ini. Acara ini tercipta dalam acara Community Gathering Road to Jakarta E-Prix 2020, Sabtu (29/2) malam.

Malam ramah tamah di Restoran Ocha & Bella, Hotel Morissey, Menteng, Jakarta itu dikemas dalam acara talkshow dan menyaksikan Formula E Marrakesh E-Prix dari Maroko.

Putri Sihwidi sebagai pengelola FE Indonesia Fansite mengaku senang dengan acara kumpul-kumpul ini. Menariknya dalam keterangannya, ia menyebut komunitasnya sudah tumbuh sekitar 40 persen.

"Sejak kepastian Jakarta menjadi tuan rumah Formula E komunitas kami bertambah signifikan, sekitar 40 persen," Putri menuturkan.

"Terus terang, kami sangat senang dan tak sabar menanti balapan di Monas. Namun malam ini yang membuat kami lebih senang adalah berkesempatan bertemu dengan komunitas-komunitas lain," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Ingin Bertemu Eks Pembalap F1

Penampakan Aspal Uji Coba Lintasan Formula E di Monas
Perbesar
Pengunjung melewati contoh aspal lintasan Formula E di Monas, Jakarta, Minggu (23/2/2020). Aspal untuk sirkuit Formula E di uji coba di Monas, lokasi pengaspalan itu berada di Monas bagian timur. Pengaspalan dilakukan dengan dua metode, sandsheet dan geotextile. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Ketika ditanya apa yang paling dinanti pada saat Jakarta E-Prix, Putri menjawab: "Bertemu Lucas di Grassi (pembalap tim Audi) dan juga para jebolan F1."

Komunitas lainnya yang hadir pada acara ini adalah Waste4Change. Sebagai penggiat hidup ramah lingkungan, Waste4Change akan bertanggung jawab bila dipercaya menangani sampah selama penyelenggaraan Jakarta E-Prix.

"Kami akan mengurangi jumlah sampah yang terbuang sia-sia ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Nanti pengunjung dan panitia penyelenggara juga akan mendapatkan laporan berupa data timbulan sampah berdasarkan material dan bagaimana sampahtersebut dikelola," ujar Hana Nur Auliana, Head of Communication and Engagement Waste4Change.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓