Jelang Shopee Liga 1 2020, Launching 2 Klub Ini Dianggap Kurang Gereget

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 26 Feb 2020, 19:05 WIB
Diperbarui 26 Feb 2020, 19:05 WIB
Launching Persib

Jakarta - Shopee Liga 1 2020 akan dimulai tidak lama lagi. Semua klub antusias menyambut kompetisi sepak bola paling bergengsi di tanah air ini.

Semua klub Shopee Liga 1 2020 bersiap dengan mendatangkan pemain-pemain baru, hingga menerapkan taktik dengan melakukan serangkaian uji coba. Selain pemain dan taktik, tim-tim peserta mempersiapkan seragam yang akan dikenakan di pentas Shopee Liga 1 2020

Setelah semuanya, para klub biasanya memperkenalkannya dalam acara launching. Semua pemain yang akan bertarung serta seragam tempur yang akan dipakai juga diperkenalkan ke publik.

Ada beberapa klub yang menggelar acara launching tersebut secara meriah dengan disaksikan ribuan penonton disertai konsep yang keren. Setelah itu, satu per satu nama-nama jajaran pelatih dan para pemain dipanggil untuk ke tengah lapangan.

Para pemain pun bersiap dengan memakai jersey yang akan dipakai satu musim ke depan, mulai dari kandang, tandang hingga seragam kiper.

Klub-klub yang bisa dibilang menggelar launching secara meriah ialah Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Bali United.

Namun, ada pula launching tim Shopee Liga 1 2020 yang dianggap biasa saja dan tak mengandung unsur meriah meskipun berstatus klub besar.

 

2 dari 9 halaman

Persib Bandung

Bobotoh Persib Bandung
Bobotoh kecewa launching tim Persib di Hotel Harris, Bandung, digelar secara tertutup, Selasa (25/2/2020). (Bola.com/Erwin Snaz)

Persib Bandung telah menggelar launching tim untuk Liga 1 2020, Selasa (25/2/2020) di Hotel Harris Bandung. Menarik, acara perkenalan tim tersebut dilakukan secara tertutup.

Padahal, beberapa klub lain disaksikan para suporter saat launching tim. Konsep tertutup yang dilakukan Persib Bandung tersebut pun membuat banyak pihak kecewa terutama Bobotoh.

Hanya kalangan yang mendapat undangan saja yang biasa melihat secara langsung acara launching tersebut. Selain Bobotoh, puluhan wartawan yang akan meliput juga mengaku kecewa dengan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang menghalangi kebebasan pers.

Alhasil, beberapa wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Persib (FWP) memboikot acara launching tim dan jersey Persib Bandung musim 2020.

3 dari 9 halaman

Arema FC

Arema FC
Hendro Siswanto (tengah) saat memimpin rekan-rekannya menabuh drum dalam launching tim Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (23/2/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Berbeda dengan Persib Bandung, acara launching Arema FC mungkin lebih meriah. Klub berjuluk Singo Edan itu menggelar launching lebih dulu dari Persib, yakni pada Minggu (23/2/2020), di Stadion Kanjuruan Malang.

Dalam acara launching Arema FC tersebut, menampilkan konsep Flare Party. Jadi pihak Arema menginginkan para suporter untuk menghabiskan flare pada acara launching, sehingga saat liga sudah dimulai tidak ada lagi benda yang mengandung api tersebut.

Seperti diketahui, beberapa klub Liga 1 kerap mendapatkan sanksi berupa denda uang karena menyalakan flare saat pertandingan berlangsung. Hal tersebut lah yang menjadi satu di antara alasan mengapa Arema FC mengambil tema Flare Party.

Di sisi lain, pada launching tersebut Arema FC tak hanya memperkenalkan pemain yang akan berjuang di pentas Liga 1 2020 saja. Tapi juga jersey yang akan dikenakan para penggawa Singo Edan.

Setelah launching pemain dan jersey, Arema FC langsung menggelar partai uji coba melawan Barito Putera. Pada laga tersebut, Arema berhasil menang dengan skor mencolok, 3-0.

Meski acara launching Arema FC tersebut sudah digelar secara terbuka, akan tetapi masih ada beberapa kritikan dari beberapa suporter di media sosial. Berikut ini beberapa di antaranya.

4 dari 9 halaman

Biasa Saja

5 dari 9 halaman

Seperti Langit dan Bumi

6 dari 9 halaman

Tribunnya Biru

7 dari 9 halaman

Beda Kelas

8 dari 9 halaman

Tim Besar Tapi Sepi

9 dari 9 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Tubuh Nenek 62 Tahun Penuh Tato Jose Mourinho