Masa Transisi, Kiper Senior Juventus Minta Suporter Bersabar

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 23 Feb 2020, 06:20 WIB
Diperbarui 23 Feb 2020, 06:20 WIB
Juventus Vs Bologna
Perbesar
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, usai mengalahkan Bologna pada laga Serie A Italia di Stadion Juventus, Turin, Sabtu (19/10). Juventus menang 2-1 atas Bologna. (AFP/Marco Bertorello)

Turin - Juventus belakangan ini mencatat hasil buruk dan membuat para suporter mulai gusar terhadap kepemimpinan Maurizio Sarri. Bahkan, kiper senior Juventus, Gianluigi Buffon, sampai harus turun tangan untuk meminta para penggemar agar lebih bersabar.

Sebenarnya Juventus tidak terlalu buruk di bawah asuhan Sarri. Meski mendapatkan persaingan sengit dengan Lazio dan Inter Milan di papan atas Serie A, Juventus masih mampu bertengger di puncak klasemen.

Namun, sejauh ini Bianconeri sudah menelan tiga kekalahan. Satu yang menjadi masalah, kekalahan itu terjadi ketika Juventus menghadapi tim yang seharusnya bisa dikalahkan, seperti ketika menghadapi Hellas Verona pada awal Februari 2020.

Juventus kerap kehilangan poin penting, di mana kadang mereka harus disalip oleh Inter Milan. Namun, kini bukan hanya Nerazzurri yang menjadi ancaman, tapi juga Lazio yang hanya terpaut satu poin dengan Bianconeri. Kondisi itu membuat para penggemar Juventus mulai gusar.

Publik lantas melimpahkan kegusaran kepada sang pelatih, Maurizio Sarri, yang dianggap bersalah. Bahkan situasi ini telah membuat nama nahkoda Manchester City, Josep Guardiola, kembali dikaitkan dengan Bianconeri.

Buffon pun harus turun tangan untuk memberikan penjelasan. Pria yang pada musim lalu memperkuat Paris Saint-Germain itu mengatakan bahwa fans harus bersabar, karena proses peralihan dari sosok Massimiliano Allegri ke Sarri membutuhkan waktu.

"Kami perlu mengubah kulit untuk menghadapi proses lainnya. Itu membutuhkan waktu. Memang benar untuk mencoba sesuatu yang berbeda demi meraih target," ujar Buffon kepada Le Iene.

"Saya berharap Sarri bertahan karena itu artinya kami bakal memenangkan sesuatu," lanjut kiper Juventus yang sudah berusia 42 tahun tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Ancaman dari Lazio

Inter Milan Tumbang di Markas Lazio
Perbesar
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku (tengah) membawa bola dari kawalan tiga pemain Lazio pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Olimpiade Roma, Minggu, (16/2/2020). Lazio menang 2-1 atas Inter Milan. (AFP/Andreas Solaro)

Dalam kesempatan yang sama, Buffon juga berbicara soal perburuan Scudetto pada musim ini. Perlu diketahui bahwa Juventus hanya berjarak tiga angka dari penghuni posisi ke-3, Inter Milan.

Namun, Buffon tidak yakin kalau Nerazzurri yang notabene merupakan rival bebuyutan Juventus bisa menjadi pesaing paling berbahaya. Ketimbang Inter Milan, Buffon lebih mewaspadai pesaing lainnya, Lazio.

"Jika Inter Milan lolos di Liga Europa, saya akan berkata kalau Lazio adalah yang paling berbahaya. Mereka hanya bermain setiap pekan, itu yang membuat mereka jadi lebih menakutkan," pungkasnya.

Inter Milan dan Juventus masih berpentas di kompetisi Eropa sampai saat ini. Sementara Lazio diuntungkan karena tidak punya jadwal yang padat lantaran hanya mengikuti Serie A. Klub asuhan Simone Inzaghi itu bahkan sudah tersingkir dari Coppa Italia.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.com (Penulis/Editor:Benediktus Gerendo Pradigdo, published 22/2/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓