4 Fakta Menarik Aksi Fantastis Atalanta di Liga Champions

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 20 Feb 2020, 13:31 WIB
Diperbarui 20 Feb 2020, 13:31 WIB
Atalanta ke Liga Champions

Jakarta - Atalanta meneruskan magis mereka musim lalu hingga sekarang. Klub berjulukan La Dea itu terus menunjukkan aksi fantastis baik di Liga Italia maupun Liga Champions.

Atalanta tampil memukau, baik di kancah domestik maupun Eropa musim ini. Di pentas Serie A, skuat asuhan Gianpiero Gasperini itu berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 54 poin.

Atalanta unggul atas klub besar Serie A seperti AS Roma, Napoli hingga AC Milan. Kemudian di pentas Liga Champions 2019-2020 La Dea mampu melaju ke babak 16 besar dan berpeluang lolos ke perempat final.

Yap, satu kaki Atalanta sudah berada di babak perempat final setelah menghajar Valencia dengan skor 4-1 pada leg pertama babak 16 besar di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (20/2/2020) dinihari WIB.

Mungkin tak banyak yang menyangka Atalanta akan tampil ciamik pada musim ini. Bahkan, mengungguli klub besar yang mempunyai catatan mentereng pada musim-musim sebelumnya.

Di sisi lain, banyak fakta menarik yang mengiringi perjalanan mengesankan Atalanta. Berikut ini Bola.com merangkum dari berbagai sumber, fakta menarik musim ini.

2 dari 5 halaman

1. Pertama Tampil di Liga Champions

Atalanta Permalukan Valencia 4-1
Gelandang Atalanta, Papu Gomez berusaha melewati pemain Valencia, Daniel Wass pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, (19/2/2020). Atalanta menang telak atas Valencia 4-1. (AP Photo/Luca Bruno)

Atalanta berhasil menorehkan sejarah tampil di Liga Champions untuk kali pertama sejak berdiri pada 111 tahun silam. Pada klasemen akhir Serie A 2018-2019, La Dea berada di urutan ketiga sehingga berhak meraih satu tiket lolos langsung ke Liga Champions 2019-2020.

Skuat asuhan Gianpiero Gasperini itu mampu mengungguli pencapaian klub elite Italia seperti Lazio, AS Roma hingga AC Milan. Torehan Atalanta tersebut bisa dibilang cukup mencuri perhatian publik.

Berstatus klub medioker dan tak memiliki banyak pemain bintang, Atalanta justru mempu bersaing dengan klub lain dan berlanjut sampai sekarang.

3 dari 5 halaman

2. Keok di Tiga Laga Awal Fase Grup

Saat Liga Champions memasuki matchday ketiga, mungkin banyak yang mengira perjuangan Atalanta sudah selesai.

Bagaimana tidak, tiga kekalahan beruntun didapat oleh anak asuh Gian Piero Gasperini, yakni kalah 0-4 di markas Dinamo Zagreb, 1-5 di Etihad Stadium, kandang Manchester City dan 1-2 dari Shakhtar Donetsk di kandang sendiri.

Perlahan tapi pasti Atalanta mampu bangkit dalam tiga laga terakhir di babak fase grup dan meraih total 7 angka. Raihan tersebut cukup membawa Atalanta lolos menemani Manchester City ke babak 16 besar.

Dari juru kunci Atalanta langsung melesat ke urutan kedua klasemen grup B. Atalanta mengungguli dua tim lain, Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb yang masing-masing hanya mengumpulkan 6 dan 5 poin.

Kini, Atalanta berpeluang lolos ke babak perempat final setelah menang telak atas Valencia dengan skor 4-1 di leg pertama 16 besar Liga Champions 2019-2020.

4 dari 5 halaman

3. Raih Kemenangan dengan Skor Telak

Atalanta
Skuat Atalanta merayakan keberhasilan mengalahkan Udinese dengan skor telak 7-1. (Dok. Twitter/Atalanta_BC)

Atalanta tampil kesetanan di Serie A 2019-2020. Skuat asuhan Giampiero Gasperini itu tercatat empat kali menang dengan skor yang mencolok.

Bahkan, satu di antaranya ia torehkan saat menghadapi AC Milan. Empat klub Serie A yang pernah dibantai Atalanta musim ini ialah Udinese (7-1), Parma (5-0), AC Milan (5-0) dan terbaru menang atas Torino dengan skor 7-0.

Kemudian pada ajang Liga Champions, Atalanta mampu menang dengan skor 4-1 atas Valencia, Kamis (20/2/2020). Raihan tersebut bukan tidak mungkin catatan impresif Atalanta tersebut berlanjut di sisa laga musim 2019-2020.

5 dari 5 halaman

5. Masuk Jajaran Klub Penyumbang Gol Terbanyak

Atalanta masuk dalam jajaran tim penyumbang gol terbanyak di Liga Champions musim ini dengan sembilan pemain berbeda. La Dea bargabung bersama dua klub besar lainnya, Tottenham Hotspur dan Bayern Munchen.

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Agnes Keleti, Atlet Peraih Medali Olimpiade Tertua