3 Pesepakbola yang Menodai Karier Sendiri di Musim Ini

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 17 Feb 2020, 20:40 WIB
Diperbarui 17 Feb 2020, 20:40 WIB
Winger Chelsea, Willian, kala mengeksekusi penalti ke gawang Tottenham Hotspur
Perbesar
Winger Chelsea, Willian, kala mengeksekusi penalti ke gawang Tottenham Hotspur dalam laga pekan ke-18 Liga Inggris, Minggu (22/12/2019) (Foto: Chelsea FC)

Liputan6.com, Jakarta Musim 2019/20 telah menjadi masa yang dinamis bagi banyak pesepakbola. Menjelang musim, ada harapan tinggi untuk beberapa pemain karena label harga mereka yang cukup besar.

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Beberapa pesepakbola mampu menjawab tantangannya, tapi yang lain tidak bisa menunjukkan keterampilannya.

Tentu saja, nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Marcus Rashford dan Kylian Mbappe terus menjadi penentu bagi timnya.

Tapi, ada pemain lainnya malah menodai karier mereka karena tampil di bawah rata-rata sejauh ini. Performa mereka jauh dari harapan klub yang membelinya.

Berikut ada 3 pesepakbola yang penampilannya sangat mengecewakan di musim ini.

2 dari 5 halaman

Aaron Ramsey

Juventus vs Parma
Perbesar
Gelandang Juventus, Aaron Ramsey (depan) berebut bola pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia melawan Parma di Stadion Allianz, Minggu (19/1/2020). Menghadapi Parma, Juventus menang 2-1 berkat dua gol Cristiano Ronaldo. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Masa depan Aaron Ramsey adalah topik hangat sepanjang musim lalu. Itu setelah Arsenal tidak menganggap tuntutan upah pemain Wales sebagai nilai untuk uang.

Menanggapi hal itu, sang gelandang merekayasa langkah impian ke Italia. Namun, sejak bergabung dengan Juventus, Ramsey telah gagal membuat dampak apa pun.

Dalam 12 pertandingan Serie A, Ramsey hanya mencetak satu gol dan belum pernah memberikan assist.

Pemain asal Wales itu merupakan eksperimen mahal bagi raksasa Italia, tanpa ada yang terbalik. Meski menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Premier yang menuntut secara fisik danbergerak cepat, Ramsey tampak lamban dan jauh di Italia.

Maurizio Sarri telah berjuang untuk memutuskan antara memilihnya dan Adrien Rabiot untuk posisi lini tengah bersama Miralem Pjanic, karena keduanya berada di bawah standar.

Banyak penggemar Juventus mempertanyakan kualitas Ramsey ke tim selain mengacaukan beberapa serangan tim dalam satu pertandingan. Jika Ramsey ingin membayar kembali investasi besar yang telah dipasang oleh Juara Serie A kepadanya, ia harus segera mencetak gol terbaik seorang gelandang di paruh kedua musim ini.

3 dari 5 halaman

Nicolas Otamendi

Manchester City Vs Southampton
Perbesar
Bek Manchester City, Nicolas Otamendi, melakukan selebrasi usai membobol gawang Southampton pada laga Piala Liga Inggris di Stadion Etihad, Selasa (29/10). Manchester City menang 3-1 atas Southampton. (AP/Rui Vieira)

Dengan kepergian Vincent Kompany yang tak terduga di musim panas, Nicolas Otamendi dengan tegas mempertaruhkan tempatnya dalam rencana Pep Guardiola. Namun, kontribusi pemain Argentina ini malah mencapai titik terendah musim ini.

Semuanya bermula pada pertandingan tandang di Carrow Road, di mana juara bertahan bertemu Norwich yang baru dipromosikan. Pada laga itu Teemu Pukki membuat Otamendi keteteran selama 90 menit, sekaligus membuat kemenangan 3-2 untuk Canaries.

Sekarang pemain berusia 32 tahun itu masuk ke setiap pekan pertandingan sambil bertanya-tanya apakah dia ada di starting line-up, karena itu sudah menjadi standar kinerja yang buruk yang dia hasilkan. Jelas bahwa Pep tidak lagi mempercayai bek ini.

4 dari 5 halaman

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann - Barcelona
Perbesar
Striker Barcelona Antoine Griezmann berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Getafe dalam lanjutan Liga Spanyo di Camp Nou, Sabtu (15/2/2020). (AP Photo/G.Garin)

Beberapa tahun yang lalu, Lionel Messi - Luis Suarez - Neymar Jr adalah trio penyerang yang paling ditakuti di dunia sepakbola. Sejak Neymar pergi untuk keluar dari bayang-bayang Messi, Barcelona telah menjelajahi pasar untuk menggantikan strike asal Brasil itu.

Mereka mendatangkan Philippe Coutinho, Ousmane Dembele dan yang lebih baru, Antoine Griezmann. Namun, pemain Prancis itu adalah yang paling mengecewakan di antara semuanya.

Griezmann sebenarnya sudah gatal untuk pindah ke Barcelona sejak beberapa waktu lalu. Dia baru mendapatkan keinginannya musim panas lalu, ketika Catalonia menandatangani kontrakdengan harga 107 juta poundsterling dengan kontrak 5 tahun.

Sebagai pemain yang dulunya dimaksudkan untuk menantang pemain seperti Messi dan Ronaldo, pemain berusia 28 tahun itu tidak memenuhi harapan di Nou Camp. Dalam 23 penampilan Liga, pemain Prancis itu telah mencetak 8 gol dan memberikan 4 assist.

5 dari 5 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓