AC Milan Berharap Taji Ibrahimovic Lawan Inter Milan

Oleh Defri Saefullah pada 09 Feb 2020, 07:30 WIB
Diperbarui 09 Feb 2020, 07:30 WIB
AC Milan Vs Torino
Perbesar
Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, menyundul bola saat melawan Torino pada laga Coppa Italia di Stadion San Siro, Milan, Selasa (28/1). Milan menang 4-2 atas Torino. (AFP/Miguel Medina)

Liputan6.com, Milan- AC Milan berharap banyak dengan ketajaman Zlatan Ibrahimovic saat melakoni derby melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (10/2/2020). Ibrahimovic sempat absen di laga melawan Hellas Verona karena sakit.

Kini, di duel penting, Ibrahimovic diprediksi bakal kembali fit untuk membela AC Milan. Pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengatakan striker asal Swedia itu sudah siap tempur.

"Dia sudah berlatih dengan tim dan kalau dinyatakan siap, dia akan main lawan Inter Milan. Sebelumnya dia jalani latihan terpisah," kata Pioli seperti dikutip Football Italia.

AC Milan terpaut jauh dari Inter Milan di klasemen Liga Italia. Milan terpaut 19 poin dari Inter yang berada di posisi kedua.

Meski begitu, klub berjulukan rosoneri ini belum terkalahkan sejak Ibrahimovic bergabung. Inilah mengapa taji Ibrahimovic dibutuhkan AC Milan.

 

2 dari 3 halaman

Pemain Kunci

Rafael Leao
Perbesar
Striker AC Milan Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic. (Spada(/LaPresse via AP)

Pioli percaya Ibrahimovic bisa jadi pemain kunci saat menghadapi Inter Milan. Dia mengatakan duel nanti bakal berat karena Milan menghadapi klub kuat.

Inter Milan terakhir kalah pada Oktober lalu saat melawan Juventus.

"Kami menghadapi tim yang belum terkalahkan untuk beberapa lama. Kami semua harus bisa seperti Ibrahimovic, penuh semangat dan tajam. Kami harus maksimalkan potensi," kata Pioli.

Pioli mengatakan Inter Milan jauh lebih baik ketimbang Milan. Meski begitu AC Milan diharapkan bisa bangkit dan mengejar ketertinggalan.

"Laga derby itu menang sudah harga mati," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Pemain Anyar

Duel derby Milan bakal menarik karena Inter Milan memboyong tiga pemain anyar di Januari. Tiga pemain cukup berpengalaman untuk merusak permainan Milan.

Ketiga pemain yaitu Ashley Young, Victor Moses dan Christian Eriksen. Ketiganya sudah debut saat menghadapi Udinese.

Lanjutkan Membaca ↓