Pirlo Prediksi AC Milan Mampu Imbangi Inter Milan

Oleh Windi.Wicaksono pada 08 Feb 2020, 20:20 WIB
Diperbarui 08 Feb 2020, 20:20 WIB
Lionel Messi dan 9 Bintang Dunia yang Tidak Egois
Perbesar
Mantan bintang AC Milan, Andrea Pirlo. (AFP/fabrice Coffrini)

Liputan6.com, Milan - Legenda AC Milan, Andrea Pirlo, yakin I Rossoneri sanggup menundukkan Inter Milan dalam partai derby yang berlangsung Senin (10/2/2020) dini hari WIB di Stadion Giuseppe Meazza, Milan.

Pertandingan pekan ke-23 kompetisi Liga Italia itu diprediksi berlangsung sengit. AC Milan mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, sedangkan Inter Milan terus konsisten di bawah asuhan Antonio Conte.

"Pertandingan ini bisa mengubah musim karena memengaruhi kepercayaan diri. Saya membayangkan Inter di level ini, mereka akan berjuang untuk Scudetto musim ini," papar Pirlo.

Inter Milan berada di posisi kedua di klasemen sementara Liga Italia, sedangkan AC Milan menempati peringkat kesembilan dan tertinggal 19 poin dari I Nerazzurri.

Pirlo menilai posisi kedua tim di klasemen tidak memengaruhi jalannya pertandingan bertajuk Derby della Madonnina ini. Pasukan Stefano Pioli dianggap mampu memberikan perlawanan.

"Meskipun perbedaan 19 poin di klasemen, saya tidak berpikir itu adalah pertandingan yang berat sebelah," terang Pirlo, seperti dilansir Tribal Football.

 

2 dari 3 halaman

Tak Terpengaruh Posisi

Milan Vs Inter
Perbesar
Bek AC Milan, Ricardo Rodriguez, berebut bola dengan striker Inter Milan, Lautaro Martinez, pada laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (21/9). Milan kalah 0-2 dari Inter. (AFP/Miguel Medina)

"Pada kenyataannya, itu akan menjadi tantangan untuk membuat sejarah itu sendiri, kesenjangan tak berpengaruh," kata mantan gelandang Juventus ini.

Pirlo mengakui performa Inter Milan lebih baik musim ini. Namun, motivasi para pemain I Rossoneri akan selalu berbeda bila menghadapi partai Derby Milan.

3 dari 3 halaman

Peran Conte

"Antonio Conte membimbing Anda untuk selalu memberikan yang terbaik, lebih dari yang Anda kira atau sudah Anda miliki," tutur pria berusia 40 tahun tersebut.

"Dia tergila-gila dengan kemenangan, jika dia kalah dia tidak bisa diajak bicara, dia menjadi seperti setan. Dia sendirian memangkas jarak dengan Juve, lalu klub membantunya dengan transfer pemain," ungkap Pirlo.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓