MotoGP 2020: Suzuki Terus Berupaya Pagari Rins dan Mir

Oleh Harley Ikhsan pada 06 Feb 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 06 Feb 2020, 17:00 WIB
Suzuki
Perbesar
Desain Suzuki Ecstar pada MotoGP 2020 terinspirasi tampilan motor saat pertama kali berkompetisi di kejuaraan internasional 60 tahun lalu. (Dok MotoGP)

Liputan6.com, Sepang - Suzuki terus berupaya mengamankan jasa Alex Rins dan Joan Mir demi melanjutkan pertumbuhan di MotoGP. Mereka optimistis dapat berkembang bersama.

Rumor menyebut Suzuki bakal mengumumkan perpanjangan kontrak Rins saat peluncuran tim untuk MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Kamis (6/2/2020). Mereka bergerak cepat karena Rins diminati Ducati. 

Isu itu tidak jadi kenyataan. Namun, mereka menyatakan terus berusaha demi mewujudkannya. "Kami sudah lama berdiskusi dengan kedua pembalap. Tidak ada yang ditandatangani, meski jelas mereka ingin tetap bertahan," kata manajer tim Davide Brivio dilansir Crash.

Brivio mengungkapkan strategi Suzuki. Mereka memulai dengan mendidik Rins untuk berkompetisi di kasta tertinggi balap kuda besi. Setelah Rins berkembang dan siap bersaing, mereka melakukan hal serupa terhadap Mir.

Menerapkan taktik tersebut, Suzuki berharap dapat kembali sukses di panggung MotoGP. "Kami ingin memiliki dua dari enam pembalap terbaik MotoGP. Dari situ baru kita lihat apa yang bisa kami capai bersama. Kami merasa pendekatan ini cukup berhasil, maka kami ingin mempertahankan kedua pembalap dan melanjutkan proyek bersama," ungkap Brivio.

Inspirasi Musim Debut

Suzuki
Perbesar
Duo Suzuki Ecstar Joan Mir dan Alex Rins. (Dok MotoGP)

Suzuki memamerkan GSX-RR untuk musim 2020 di Sirkuit Sepang. Terdapat livery perak yang membuat biru khas Suzuki semakin dinamis. Desain kali ini terinspirasi tampilan motor saat Suzuki pertama kali mengikuti kompetisi balap motor pada 1960 di Isle of Man.

Mereka tidak butuh lama meraih kesuksesan. Ernst Degner mempersembahkan kemenangan pertama bagi Suzuki dua tahun kemudian, sekaligus merebut gelar juara dunia di kategori 50cc.

Lama Paceklik

Sejak itu Suzuki memenangkan 14 kejuaraan dunia. Namun, mereka paceklik gelar selama dua dekade setelah terakhir kali sukses bersama Kenny Roberts Jr tahun 2000.

Lanjutkan Membaca ↓