Australia Terbuka 2020: Petenis Tiongkok Kandaskan Ambisi Serena Williams

Oleh Harley.Ikhsan pada 24 Jan 2020, 13:34 WIB
Diperbarui 24 Jan 2020, 13:34 WIB
Serena Williams
Perbesar
Serena Williams harus mengakui keunggulan Wang Qiang pada babak ketiga Australia Terbuka 2020. (AP Photo/Lee Jin-man)

Liputan6.com, Melbourne - Ambisi Serena Williams menjadi juara Grand Slam terbanyak sepanjang masa kembali tertunda menyusul kekalahan di babak ketiga Australia Terbuka 2020.

Williams harus mengakui keunggulan petenis Tiongkok, Wang Qiang, dengan skor 4-6, 7-6(2), 5-7 pada pertandingan berdurasi dua jam 41 menit di Rod Laver Arena, Jumat (24/1/2020).

Hasil ini memperpanjang penantian Williams untuk bersanding dengan Margaret Court di puncak kolektor Grand Slam. Williams masih berada di angka 23 usai menjuarai Australia Terbuka 2017, tertinggal satu angka di belakang Court.

Kekalahan Williams dari Wang sangat mengejutkan. Pasalnya, petenis berusia 38 tahun itu begitu dominan pada pertemuan teranyar.

Williams menang 6-1, 6-0 dalam 44 menit dan hanya membiarkan Wang merebut total 15 poin di perempat final AS Terbuka 2019.

"Setelah pertemuan terakhir, saya bekerja keras di dalam dan luar lapangan. Dari situ saya percaya bisa mengalahkannya," ujar Wang, dikutip situs resmi Australia Terbuka.

2 dari 3 halaman

Kans Mengecil

Serena Williams, Bianca Andreescu
Perbesar
Serena Williams dan Bianca Andreescu setelah final AS Terbuka 2019 di Arthur Ashe Stadium, Minggu (8/9/2019) dini hari WIB. (AFP/Johanes Aisele)

Williams sudah empat kali hampir menyamai Court. Namun dia tidak mampu menaklukkan lawan di final.

Lawan yang memupus impiannya adalah Angelique Kerber (Wimbledon 2018), Naomi Osaka (AS Terbuka 2018), Simona Halep (Prancis Terbuka 2019), dan Bianca Andreescu (AS Terbuka 2019).

Dengan usia semakin bertambah, kans Williams menyamai atau bahkan melampaui Court kini semakin mengecil.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓