Triwatty Marciano Jadi Calon Tunggal Ketum Pordasi

Oleh Liputan6.com pada 15 Jan 2020, 13:20 WIB
Diperbarui 15 Jan 2020, 19:02 WIB
Equestrian Champions League, Berkuda, Pordasi

Liputan6.com, Jakarta- Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) akan memilih ketua umum baru pada akhir Januari 2020. Triwatty Marciano menjadi satu-satunya calon ketua umum yang dinyatakan lolos oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). 

Pada Agustus 2019, Rakernas Pordasi membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang bertugas untuk menyeleksi bakal calon. Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) DKI Jakarta H.M.A.S. Alex Asmasoebrata dipercaya memimpin TPP yang beranggota 9 orang. 

TPP telah membuka masa pendaftaran bakal calon sejak 19 November 2019 dan menutup pada 3 Januari 2020. Pada rentang waktu tersebut terdapat dua orang pendaftar yakni Hj. Triwatty Marciano dan Jose Rizal. 

Tanggal 13 Januari 2020 menjadi hari yang menentukan bakal calon ketua cabang olahraga berkuda ini yang lolos menjadi calon ketua.

Dalam rapat pleno, TPP mengeluarkan keputusan akhir yang final yang tidak dapat diubah yakni meloloskan Hj.Triwatty sebagai calon tunggal dalam Munas Pordasi akhir Januari. TPP meloloskan Hj.Triwatty karena lolos kriteria, terutama syarat dukungan minimal.

Syarat bakal calon yakni harus memiliki minimal 5 dukungan Pengprov Pordasi dari total 20 Pengprov. Jose Rizal membawa dukungan tersebut namun tiga diantaranya dianulir TPP.

"Jose Rizal tidak lolos jadi calon ketua umum Pordasi karena yang tandatangan bukan ketum, tapi sekretaris. Ada dua surat dukungan yang ditandatangani sekretaris, sedangkan satu lagi tanpa sepengetahuan ketum pengprov sehingga dukungan dicabut," kata Alex. 

 

2 dari 2 halaman

14 Pengprov

Praktis Jose Rizal hanya meraih dua dukungan Pengprov yang sah yakni Pengprov Jawa Barat dan Jawa Timur. Dua dukungan yang ditandatangani Pengprov Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara dianulir karena tidak ditandatangani ketua sedangkan Pengprov Jawa Tengah menarik dukungan. Ketua Pengprov Jawa Tengah membantah dan merasa tidak pernah berikan dukungan atau mengizinkan tanda tangan digital dalam surat dukungan.

Berbeda dengan Jose, Hj.Triwatty berhasil mendapatkan kepercayaan 14 Pengprov. Beberapa Pengprov yang memberikan dukungan adalah Aceh, Riau, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Papua, Sumatera Selatan, NTB, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. 

Tak heran dukungan banyak mengalir melihat rekam jejak organisasinya. Saat ini, Hj.Triwatty masih aktif sebagai Ketua Persatuan Istri Purnawirawan) Pengurus Daerah DKI Jakarta dan Ketua Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP) Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

Munas Pordasi sendiri akan dilangsungkan di Bandung, Jawa Barat, pada 31 Januari 2020. Munas tersebut akan memilih Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pordasi masa bakti 2020 – 2024. 

Ketum saat ini yakni H. Mohammad Chaidir Saddak M.B.A. atau akrab dipanggil Eddy Saddak sudah tidak dapat mencalonkan lagi karena terbentur batasan yang diatur AD/ART Pordasi. Dia sudah menjabat dua periode. 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓