Ditaksir Barcelona, Xavi Hernandez Fokus pada Al Sadd

Oleh Aning Jati pada 12 Jan 2020, 18:50 WIB
Diperbarui 12 Jan 2020, 18:50 WIB
Xavi Hernandez
Perbesar
Gaya Xavi Hernandez saat mendampingi tim asuhannya, Al Sadd. (AFP/Karim Jaafar)

Barcelona - Xavi Hernandez merespons kabar soal ketertarikan Barcelona untuk merekrutnya menjadi pelatih. Mantan gelandang timnas Spanyol itu diproyeksikan sebagai pengganti Ernesto Valverde.

Berbicara saat konferensi pers setelah kemenangan 4-1 atas Al Rayyan di semifinal Piala Qatar di Jassim bin Hamad Stadium, Doha, Sabtu (11/1/2020), Xavi tidak menampik ia memang memiliki impian jadi pelatih Barcelona.

Namun, ia memberi penegasan. Keinginan itu masih "suatu hari nanti" karena saat ini, ia fokus pada tim besutannya, Al Sadd.

"Saya tak bisa menyangkal bahwa impian saya adalah melatih Barcelona," ujar Xavi.

"Saya telah mengataakan itu berulang kali, dalam banyak wawancara."

"Semua orang tahu saya ini fan Barcelona, klub yang ada di hati dan mimpi saya."

"Tapi untuk sekarang saya fokus di Al Sadd," tegasnya.

Kabar Barcelona mengincar Xavi untuk menggantikan Ernesto Valverde merebak menyusul terbongkarnya pertemuan Direktur Olahraga Barcelona, Eric Abidal, dan Oscar Grau (CEO Barcelona), dengan Xavi di Doha, Qatar, Jumat (10/1/2020).

2 dari 2 halaman

Respek dengan Barcelona dan Valverde

Xavi Hernandez
Perbesar
Xavi saat mendampingi timnya, Al Sadd, dalam laga 16 besar Liga Champions Asia kontra sesama klub Qatar, Al Duhail, di Al-Janoub Stadium, Al Buckayro, Selasa (6/8/2019). (AFP)

Xavi juga tidak memungkiri pertemuan dengan petinggi Barcelona itu memang terjadi. Namun, ia enggan mengungkap detail pertemuan tersebut, termasuk apakah ia memang benar mendapat tawaran untuk menggantikan Valverde.

"Mereka benar ada di sini dan kami bicara banyak hal," ucap Xavi.

"Abidal itu teman saya. Saya sering berjumpa dengannya."

"Saya respek dengan Barcelona, saya menghormati Valverde, dan saya menghormati kontrak saya," lanjut pelatih berusia 39 tahun itu.

"Saya melakukan tugas saya di sini. Saya fokus di laga semifinal ini, dan sekarang saya mulai berpikir tentang partai final."

"Saya senang bisa melatih Al Sadd dan saya sangat menghargai klub ini. Saya tak bisa bicara hal lain lagi," kata Xavi.

Sebelumnya, Al Sadd melalui Direktur Eksekutif, Turki Al-Ali, sangat menyadari, dalam satu titik, Xavi akan kembali ke Barcelona, klub yang menjadi segalanya buat Xavi.

Hanya, klub yang bermarkas di Doha ini juga memberi penegasan bila saat ini Xavi masih berstatus sebagai pelatih Al Sadd.

Sumber: Marca

Disadur Bola.com (Penulis Aning Jati / Editor Gregah Nurikhsani, Published 12/01/2020)

Lanjutkan Membaca ↓