Diprotes karena Tersenyum Usai MU Kalah, Solskjaer Balas Kritik Van Persie

Oleh Aning Jati pada 04 Jan 2020, 19:05 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 19:05 WIB
Ole Gunnar Solskjaer
Perbesar
Pelatih Manhcester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, angkat bicara setelah dikritik Robin van Persie. (AP Photo/Peter Dejong)

Manchester - Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, tak tinggal diam dengan kritikan yang dilancarkan Robin van Persie kepadanya. Solskjaer balas menyemprot mantan pemain Setan Merah itu.

Friksi di antara Solskjaer dan van Persie muncul setelah MU kalah 0-2 dari Arsenal di Emirates Stadium pada laga pertama tahun ini (2/1/2020). 

Setelah pertandingan, van Persie mengkritisi reaksi Solskjaer atas kekalahan itu. Ia menganggap Solskjaer semestinya memperlihatkan amarah, dan bukannya lebih banyak mengumbar senyum saat sesi konferensi pers pasca pertandingan.

"Ketika saya mendengar (wawancara) Ole, saya terlihat seperti pria ramah. Saya ingin melihatnya sedikit lebih kejam saat ini, marah saja. Saya melihatnya tersenyum sekarang setelah pertandingan seperti itu. Ini bukan saat untuk tersenyum," kritik van Persie.

Kini selang beberapa hari, tepatnya jelang laga putaran ketiga Piala FA kontra Wolves, Solskjaer angkat bicara perihal kritikan van Persie.

"Saya tak mengenal Robin dan Robin tak tahu saya. Dia mungkin tak punya hak mengkritik gaya melatih saya dan saya tak akan mengubah apa pun. Itu pasti," semprot Solskjaer.

Kedua sosok itu, meski sama-sama pernah berkostum Setan Merah, memang tak pernah bersentuhan di Old Trafford. Solskjaer sudah meninggalkan MU untuk mengejar lisensi melatih, setahun sebelum van Persie gabung Setan Merah.

Objek Kritik

Robin van Persie
Perbesar
Robin van Persie - Manchester United. (AFP/Paul Ellis)

Menariknya, semasa tiga tahun di Old Trafford, van Persie mengenakan nomor 20, warisan Solskjaer. Hal ini juga jadi bahan "pembalasan" Solskjaer kepada van Persie.

"Ya Robin, dia mengambil nomor saya, 20, dan itu mungkin yang akan dia ambil dari saja juga," sentil manajer asal Norwegia itu.

Bukan kali ini saja manajer Manchester United harus berurusan dengan mantan pemain sendiri, yang kerap melancarkan kritik. Pendahulu Solskjaer di kursi manajer, Jose Mourinho, juga kerap jadi objek kritik Paul Scholes, salah seorang anggota Class of 92 Manchester United.

Sumber: Independent

Disadur dari Bola.com (Aning Jati/Rizki Hidayat, published 4/1/2020)

Lanjutkan Membaca ↓