Kalah 4 Kali Beruntun di Kandang, Arsenal Catat Rekor Terburuk Selama 60 Tahun

Oleh Gregah Nurikhsani pada 31 Des 2019, 00:00 WIB
Diperbarui 31 Des 2019, 00:00 WIB
David Luiz - Arsenal

London - Penampilan buruk Arsenal musim tak kunjung berakhir. Empat kekalahan beruntun di kandang menjadi yang terburuk sejak Desember 1959 silam.

Itu dipastikan setelah Arsenal tumbang 1-2 atas Chelsea pada Minggu (29/12/2019). Rekor buruk 60 tahun pun pecah.

Pada laga tersebut, The Gunners sebenarnya sanggup unggul lebih dulu. Gol dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang memanfaatkan umpan terukur Callum Chambers.

Sayang, dua gol dalam waktu lima menit berhasil dibuat The Blues pada menit 83' dan 87'. Tim tamu pun berpesta di Emirates Stadium.

Meriam London duduk di tangga ke-12 klasemen sementara Premier League 2019-2020. Baru lima kemenangan yang mereka raih dari 20 laga.

Mengoleksi 24 poin, Arsenal hanya terpaut enam poin saja dari Aston Villa yang berada di lembah degradasi.

2 dari 2 halaman

Musim Buruk Arsenal

Empat kekalahan beruntun Arsenal dimulai di pentas Liga Europa. Saat itu, Mesut Ozil cs. tumbang 1-2 dari wakil Jerman, Eintracht Frankfurt.

Sepekan berselang, giliran Burnley yang meraih kemenangan di Emirates Stadium. Arsenal menelan kekalahan ketiga di kandang secara beruntun saat menjamu Manchester City.

Rekor empat kekalahan beruntun akhirnya pecah saat Arsenal kedatangan Chelsea. Catatan itu bisa kembali bertambah parah karena pada 1 Januari besok, Arsenal akan bersua Manchester United.

 

Sumber: AS, Squawka

Lanjutkan Membaca ↓