Cedera Pinggul, Andy Murray Mundur dari Australia Open

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 30 Des 2019, 13:30 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 13:30 WIB
Andy Murray Kalah dari Petenis Prancis di Cincinnati Masters
Perbesar
Andy Murray (AP Photo/Gary Landers)

Liputan6.com, Melbourne - Petenis Skotlandia, Andy Murray, mengundurkan diri dari Australia Open yang akan berlangsung bulan depan karena cedera pinggul. Mantan petenis nomor satu dunia itu memutuskan untuk tidak pergi ke Melbourne setelah cedera yang ia alami pada akhir musim belum membaik

Murray, yang mampu berlatih di lapangan pekan ini, akan kehilangan turnamen Grand Slam yang berlangsung pada 20 Januari-2 Februari tempat ia pernah lima kali menjadi finalis yang kalah dan juga tidak akan bermain bagi Britania Raya pada edisi perdana ATP Cup di Australia, yang dimulai 3 Januari.

"Sayangnya, saya mengalami kemunduran dan sebagai tindakan pencegahan perlu menyelesaikan itu sebelum bertanding," kata Andy Murray kepada BBC.

"Saya bekerja sangat keras untuk sampai pada situasi di mana saya bisa bermain pada level atas dan saya patah hati saya tidak akan bisa bermain," ucap Andy Murray.

 

2 dari 2 halaman

Berlinang Air Mata

Andy Murray Kalah dari Petenis Prancis di Cincinnati Masters
Perbesar
(AP Photo/Gary Landers)

Pada Australia Open tahun lalu, Andy Murray meninggalkan konferensi pers dengan berurai air mata setelah mengatakan kepada wartawan bahwa ia sedang kesakitan akibat cedera pinggul kronis dan bahwa mungkin itu turnamen terakhirnya.

Namun yang luar biasa, petenis berusia 32 tahun itu tampaknya akan memainkan nomor tunggal Grand Slam pertamanya sejak Melbourne, setelah kesembuhannya dari operasi besar di pinggul 11 bulan lalu telah membawanya naik ke urutan 125 di dunia.

Setelah kembali bertanding pada nomor tunggal pada Agustus, ia bahkan memenangi European Open di Antwerp, mengalahkan saingan lamanya Stan Wawrinka pada final untuk memastikan kemenangan gelar pertamanya selama lebih dari dua tahun.

Namun Murray belum bermain sejak laga pembuka Britania pada putaran final Davis Cup di Madrid bulan lalu ketika pinggulnya semakin parah. Selanjutnya, ia tidak pergi ke Miami untuk latihan, dan memutuskan untuk tinggal di rumah untuk berlatih.

Petenis Skotlandia itu sekarang tidak akan main sampai Februari paling awal, dengan turnamen pertamanya yang dijadwalkan adalah Open Sud de France di Montpellier. (Ant)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓