Kaleidoskop 2019: 6 Pemain Lokal Paling Bersinar Tahun Ini

Oleh Harley.Ikhsan pada 29 Des 2019, 14:00 WIB
Diperbarui 30 Des 2019, 17:13 WIB
Timnas Indonesia U-22 Permalukan Singapura

Liputan6.com, Jakarta - Pelaku sepak bola Indonesia cenderung condong ke muka asing untuk meningkatkan prestasi. Namun, itu bukan berarti pemain lokal layak dikesampingkan.

Pesepakbola dalam negeri membuktikan kehebatan dalam menandingi pemain impor. Simak saja kiprah mereka di lapangan.

Bali United tidak akan juara Shopee Liga 1 2019 tanpa kontribusi pemain pribumi. Sementara berbagai level usia Timnas Indonesia menunjukkan kemampuan bersaing di pentas internasional.

Berdasar catatan itu, Liputan6.com coba mengidentifikasi pemain lokal Indonesia yang cemerlang sepanjang 2019. Berikut enam nama yang paling mencolok:

2 dari 7 halaman

Wawan Hendrawan

Wawan Hendrawan, Bali United, Shopee Liga 1 2019
Kiper Bali United, Wawan Hendrawan, dikerubungi para penggemarnya jelang perayaan juara Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (22/12/2019) malam. (Bola.com/Aditya Wany)

Ketangguhan pertahanan memainkan peran penting di balik kesuksesan Bali United menduduki takhta Shopee Liga 1 2019. Di sini peran Wawan Hendrawan tidak boleh diabaikan.

Dia membukukan 12 clean sheet, terbanyak sepanjang kompetisi bersama Dede Sulaiman dan I Made Wirawan. Kontribusinya pun meyakinkan Technical Study Group untuk memasukkannya ke dalam tim terbaik.

Penampilan mengesankan Wawan Hendrawan juga tidak lepas dari pantauan Simon McMenemy. Ketika masih menangani Timnas Indonesia, McMenemy memberi Wawan Hendrawan debut di pentas internasional melawan Uni Emirat Arab pada 10 Oktober.

3 dari 7 halaman

Fadhil Sausu

Gelandang Bali United, Fadhil Sausu
Fadhil Sausu. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

TSG Shopee Liga 1 beranggotakan Ansyari Lubis, Mustaqim, Supriyono Prima, dan Octavery Krisnandana memasukkan nama gelandang Bali United ini ke dalam kandidat pemain terbaik 2019.

Kehadiran namanya di dalam daftar membuktikan kualitas Fadhil Sausu di balik kesuksesan Bali United menjadi juara. Dia pun masuk daftar starting XI terbaik.

Meski pada akhirnya kalah bersaing melawan Renan Silva (Borneo FC), dan gagal memutus dominasi pemain asing yang merebut penghargaan tersebut pada era Liga 1, kehadiran Fadhil Sausu menunjukkan pesepakbola lokal tidak perlu minder dalam persaingan.

4 dari 7 halaman

Osvaldo Haay

Persebaya Surabaya vs Bali United
Duel gelandang Bali United, Fadil Sausu, kontra pemain Persebaya, Osvaldo Haay, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (24/9/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Hampir batal tampil di SEA Games 2019 akibat cedera. Namun Osvaldo Haay bisa pulih tepat waktu dan memperkuat Timnas Indonesia U-22.

Semula pemain asal Persebaya Surabaya ini menjadi cadangan. Pelatih Indra Sjafri memilih Muhammad Rafli sebagai penyerang utama. Namun, gol di sebagai pelapis di laga melawan Thailand dan Singapura mengubah statusnya.

Osvaldo Haay lalu menjadi ujung tombak timnas. Total dia mencetak delapan gol selama turnamen dan menjadi top skorer bersama Ha Duc Chinh (Vietnam). Sayang ketajamannya tidak berbuah medali emas.

5 dari 7 halaman

Titus Bonai

Titus Bonai
Titus Bonai kini menjadi tulang punggung Persipura Jayapura. (Bola.com/Aditya Wany)

Kebangkitan Persipura Jayapura tidak lepas dari peran Titus Bonai yang sering menyumbang gol. Terbukti, Tibo menjadi pemain asli Indonesia dengan torehan gol tertinggi pada Shopee Liga 1 2019.

Mantan pemain Sriwijaya FC dan PSM Makassar ini menorehkan 13 gol. Capaiannya patut diapresiasi karena sumber gol Mutiara Hitam selama ini datang dari Boaz Solossa.

Namun Boaz kerap cedera pada musim ini. Tibo mengisi kekosongan yang ditinggalkan predator berusia 33 tahun tersebut dengan kerap merobek gawang lawan.

6 dari 7 halaman

Febri Hariyadi

Persib Vs Persebaya
Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persebaya Surabaya pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Jumat (18/10). Persib menang 4-1 atas Persebaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Febri Hariyadi membukukan penampilan kampanye terbaik selama kariernya bersama Persib Bandung. Memiliki peran utama sebagai pelayan Ezechiel N'Douassel dari sisi sayap, pemain berusia 23 tahun ini mampu mencatatkan sembilan gol dan lima assist.

Dia pun menjadi pemain tersubur kedua di Persing setelah Ezechiel N’Douassel. Kinerjanya patut diapresiasi karena jarang ada pemain sayap yang memiliki produktivitas baik.

Rata-rata mereka lebih sering berperan sebagai pemain penganggu serta mengirim umpan silang bagi penyerang utama. Namun, Febri membuktikan kalau dirinya bisa diandalkan untuk memecah kebuntuan.

7 dari 7 halaman

Todd Rivaldo Ferre

Bhayangkara FC Vs Persipura Jayapura
Gelandang Persipura Jayapura, Todd Rivaldo, berlari saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (18/11). Bhayangkara menang 2-0 atas Persipura. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Mulai mencuat ketika membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2018. Dia kemudian membantu timnas U-22 memenangkan Piala AFF setahun berselang.

Namanya pun dipersiapkan untuk SEA Games 2019. Terlebih penampilannya bersama Persipura Jayapura juga mentereng. Todd Rivaldo Ferre mencetak enam gol dan delapan assist di Shopee Liga 1 2019.

Sayang pemain berusia 20 tahun ini mendapat masalah di akhir tahun. Aksi indispliner membuatnya tidak masuk skuat SEA Games di Filipina. Namun, Todd Rivaldo Ferre tetap mengakhiri 2019 dengan cemerlang setelah membawa pulang penghargaan pemain muda terbaik Shopee Liga 1 serta masuk starting XI kompetisi.

Lanjutkan Membaca ↓