Catatan Buruk Chelsea Usai Babak Belur Lawan Southampton

Oleh Gregah Nurikhsani pada 27 Des 2019, 17:50 WIB
Diperbarui 27 Des 2019, 18:16 WIB
Chelsea Vs Southampton

London - Chelsea kembali mengalami kekalahan di kandang. Bermain di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League 2019-2020, The Blues kalah dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Southampton atas Chelsea dilesakkan oleh Michael Obafemi di babak pertama dan Nathan Redmon di paruh kedua. Ini merupakan kekalahan kelima dari tujuh pertandingan terakhir The Blues.

Usai laga, manajer Southampton, Ralph Hassenhuttl menyebut kemenangan atas Chelsea merupakan kemenangan terbaik sepanjang musim ini.

"Saya rasa kita semua bisa melihat gairah para pemain malam ini. Mungkin inilah pertandingan terbaik sepanjang musim," kata Ralph Hassenhuttl.

"Dengan padatnya jadwal, kami sebetulnya perlu mengistirahatkan para pemain, tapi mereka sanggup menampilkan laga yang fantastis," tambahnya.

Kekalahan ini menambah buruk statistik Chelseasepanjang musim 2019-2020. Berikut ini ulasannya

2 dari 3 halaman

Data dan Fakta usai Chelsea dikalahkan Southampton

  • Chelsea menelan kekalahan ke tujuh musim ini. Satu kekalahan lagi, maka mereka akan menyamai perolehan Maurizio Sarri musim lalu, hanya saja delapan kekalahan Sarri diperoleh selama satu musim.
  • Sepanjang bulan Desember, Chelsea telah menelan tiga kekalahan, sama seperti tahun 2015.
  • Southampton meraih empat kemenangan dari enam laga terakhir, terbaik dari 20 laga sebelumnya, yakni tiga menang, enam imbang, dan 11 kekalahan.
  • Kemenangan atas Chelsea adalah yang pertama kali menghadapi tim big four sejak 2016 (melawan Tottenham, menang 2-1).
  • Hanya 10 tembakan yang dicatatkan Chelsea pada laga kontra Southampton, terburuk sejak ditangani Frank Lampard, dan paling kecil sejak April 2019 (melawan Liverpool).
3 dari 3 halaman

Kilah Frank Lampard

Frank Lampard menuturkan, timnya telah bermain cukup baik dengan melahirkan sejumlah peluang. Akan tetapi, ia melihat Chelsea kesulitan mencetak gol.

"Kami mampu menguasai bola dengan baik, namun tidak dengan penyelesaian akhir," kata Lampard kepada BBC Radio 5 Live.

Kini, Lampard bertekad mengubah tren negatif di kandang sendiri. Oleh karena itu, ia meminta para pemainnya, tak cuma striker, bisa mencetak gol jika memiliki kesempatan.

"Memang seperti inilah kesulitan yang kami hadapi belakangan. Kami harus mengubah rekor buruk di kandang sendiri," kata Lampard lagi.

"Yang harus kami lakukan sekarang, semua pemain di lapangan, siapa pun mereka, harus mencetak gol. Ini hal tersulit dalam sepak bola, ini adalah tantangan buat Chelsea," ujarnya menambahkan.

Sumber: BBC

Lanjutkan Membaca ↓