AC Milan Takkan Beri Diskon ke PSG soal Pembelian Paqueta

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 25 Des 2019, 21:30 WIB
Diperbarui 25 Des 2019, 21:30 WIB
Kalahkan AC Milan, Cristiano Ronaldo Persembahkan Gelar Pertama Untuk Juventus

Liputan6.com, Milan - Klub raksasa Serie A Italia AC Milan telah menetapkan label harga 35 juta euro untuk Lucas Paqueta. Pemain dengan posisi gelandang ini dikabarkan ingin pergi tinggalkan klub.

Seperti dikutip Calciomercato.com, pemain AC Milan berusia 22 tahun ini berperingkat tinggi di komunitas sepakbola. Tapi, ia harus berjuang keras agar bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan di Serie A.

Paqueta pindah pada Januari dari klub Brasil Flamengo. Biaya transfernya saat itu dilaporkan mencapai 38 juta euro.

Situasi Paqueta ini rupanya menarik perhatian dari klub raksasa Ligue 1 Prancis Paris Saint Germain (PSG). Direktur Olahraga Leonardo Araujo adalah penggemar berat Paqueta dan sangat ingin membawanya ke klub dalam waktu dekat.

Sesuai laporan terbaru, petinggi AC Milan telah memberi tahu rekan-rekan mereka di Paris bahwa pemain internasional Brasil hanya akan meninggalkan klub jika tawaran datang di wilayah 35 juta euro dan tidak akan ada diskon.

2 dari 3 halaman

Tak Bisa Bantu

AC Milan Dipermalukan Fiorentina di San Siro
Para pemain AC Milan meninggalkan lapangan pada akhir babak pertama saat menghadapi Fiorentina pada Serie di Stadion San Siro, Milan, Italia, Minggu ( 29/9/2019). AC Milan kalah 1-3 saat menjamu Fiorentina. (Matteo Bazzi/ANSA via AP)

Paqueta telah mewakili Milan dalam 30 pertandingan di semua kompetisi. Tapi, ia hanya berhasil mencetak satu gol dengan memberikan tiga assist.

Mantan pelatih Timnas Brasil Dunga sempat memberikan penilaian pada Paqueta. Ia menyebut Paqueta tak akan bisa membantu menyelamatkan AC Milan untuk bangkit dari keterpurukannya.

3 dari 3 halaman

Masih Berkembang

Menurut Dunga, Paqueta saat ini masih sedang dalam fase berkembang. Jadi ia belum siap untuk menerima beban tanggung jawab yang terlalu besar di pundaknya.

Di sisi lain, Milan juga masih berusaha keras menemukan jati dirinya. Maka dari itu, makin sulit bagi Paqueta untuk bisa menunjukkan performa terbaiknya di San Siro.

Lanjutkan Membaca ↓