Juara Dunia PBWC 2019 Diputus Kontrak oleh RRQ

Oleh Bogi Triyadi pada 24 Des 2019, 19:45 WIB
Diperbarui 24 Des 2019, 20:16 WIB
RRQ Epic

Liputan6.com, Jakarta- Juara dunia PBWC (Point Blank World Championship) 2019 Rusia, RRQ TCN yang kini memakai nama RRQ Epic mengalami nasib tragis. Mereka telah diputus sepihak kontraknya oleh manajemen Rex Regum Qeon tanpa alasan yang jelas sejak 19 Desember 2019 lalu. Kontrak seharusnya baru akan berakhir akhir April 2020 mendatang.

Tim yang terdiri dari Muhammad "Magic" Seno, Muhammad "Mindhunter" Iqbal Sungkar, Muhammad "BazRy" Hilal, Pradipta "5RFWI" Landry Favian, Yusuf "eLCrush" Hamid Badjeber memiliki prestasi yang cukup gemilang sejak 2018 lalu di berbagai event e-sport yang diselenggarakan Point Blank di Indonesia.

Terakhir, mereka juara di Indihome eSports League, 6-8 Desember lalu di Jakarta. ahkan, sejak mereka terbentuk di era 2018, RRQ Epic tak pernah terkalahkan di berbagai event off-line di Indonesia pada 2019.

"Kami bingung, tiba-tiba secara sepihak kami diputus kontraknya oleh manajemen," ujar juru bicara RRQ Epic, Yusuf "eLCrush" Hamid kepada media, di Jakarta, Selasa (24/12/2019).

Prestasi dunia lainnya yang terbilang cukup baik adalah runner-up Kejuaraan Dunia PBIC (Point Blank International Championship) yang berlangsung di Jakarta, Oktober 2019 lalu. Ketika itu Yusuf dkk. dikalahkan tim dari Brasil di final.

 

2 dari 2 halaman

Tak Ada Masalah

Menurut Yusuf, dia dan rekan-rekannya tidak memiliki masalah dengan manajemen. "Hubungan kita sih baik-baik saja dengan manajemen. Tapi kita kaget tiba-tiba manajemen mengirimkan link kepada kami bahwa kami sudah tidak bersama lagi sampai akhir tahun ini," tutur Yusuf.

Rex Regum Qeon (RRQ) adalah salah satu manajemen tim e-Sport terbesar di Indonesia. Usai menjadi juara dunia di Rusia beberapa waktu, tim RRQ Epic yang waktu itu masih menggunakan nama RRQ TCN diterima Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Kevin Sanjaya, Anak Muda Berprestasi Versi Forbes Indonesia