10 Akademi Klub Sepak Bola Eropa yang Rajin Produksi Bintang

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 24 Des 2019, 07:30 WIB
Diperbarui 24 Des 2019, 07:30 WIB
Xavi Simons
Perbesar
Bakat bocah berambut kribo itu pertama kali terendus oleh akademi Villarreal hingga akhirnya bergabung dengan La Masia. (Topdrawersoccer.com)

Jakarta - Akademi memainkan peran penting dalam keberlangsungan klub sepak bola. Dengan keberadaannya, klub bisa memproduksi pemain masa depan. 

Setelah bersinar bersama tim akademi, para pemain tersebut biasanya diminta bergabung dengan skuat utama atau senior. Kehadiran pemain muda jebolan akademi diyakini bisa memainkan peran penting di klub. Mereka bisa berkontribusi besar karena sudah mengetahui tradisi dan prinsip-prinsip klub.

Alhasil, beberapa pemain ada yang menjadi tulang punggung di klubnya. Selain itu, ada pula klub yang meyakini produk akademinya bisa meraup keuntungan lumayan.

Tak jarang, pemain jebolan akademi klub tertentu sering menjadi rebutan, terutama di Eropa. Lantas, akademi sepak bola mana saja yang memiliki lulusan terbaik?

Berikut ini Bola.com merangkum dari Sportskeeda, 10 akademi sepak bola yang sering cetak pemain bintang.

2 dari 11 halaman

10. Schalke 04

Schalke 04
Perbesar
3. Leroy Sane (Manchester City) - Wonderkid Jerman ini berhasil menembus skuat utama Schalke 04 hingga mencatatkan 54 kali penampilan. Bakatnya yang luar biasa berhasil mengantar winger cepat ini hijrah ke Liga Inggris. (AFP/Patrik Stollarz)

Banyak yang beranggapan akademi Bayern Munchen merupakan yang terbaik di Jerman. Namun, dalam beberapa tahun terakhir akademi klub yang sering mencetak pemain muda ialah Schalke.

Itu terbukti saat Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Empat pemain timnas Jerman yaitu Manuel Neuer, Mesut Ozil, Benedikt Howedes, dan Julian Draxler memainkan peran kunci dalam kesuksesan Die Mannschaft.

Sebelumnya juga ada Christoph Metzelder dan Jens Lehmann. Kemudian saat ini pemai-pemain yang lahir dari akademi Schalke ialah Leroy Sane (Manchester City), Joel Matip (Liverpool), Sead Kolasinac (Arsenal), Thilo Kehrer (PSG), dan Max Meyer (Crystal Palace).

3 dari 11 halaman

9. Southampton

Arsenal dan 9 Deretan Klub yang Hobi Menjual Pemain Fenomenal
Perbesar
3. Southampton - Apa jadinya jika Soton masih diperkuat oleh pemain macam Sadio Mane, Virgil van Dijk, Gareth bale dan Adam Lallana? Tentu posisi lima besar bukan menjadi sebah kesulitan yang berlebihan. (AFP/Adrian Dennis)

Southampton Youth Academy merupakan satu di antara akademi yang mempunyai tujuan membina pemain muda agar bisa sukses. Prestasi Southampton dikancah domestik bisa dibilang tak terlalu mentereng.

Namun, akademinya kerap menelurkan talenta-talenta yang kerap mencuri perhatian dunia. Pemain-pemain yang berasa dari Southampton Youth Academy antara lain Alan Shearer, Gareth Bale, Luke Shaw, Adam Lallana, Alex-Oxlade Chamberlain.

4 dari 11 halaman

8. Santos FC

neymar
Perbesar
Neymar saat masih berseragam Santos. (AFP/Mauricio Lima)

Para pemain Brasil terkenal memiliki bakat yang luar biasa. Banyak berpaspor Brasil yang menjadi andalan beberapa di dunia.

Sementara kebanyakan para pemain terbaik Brasil menimba ilmu di akademi Santos. Termasuk pemain termahal di dunia saat ini, Neymar Jr. Sebelum hijrah ke Eropa, Neymar mampu mencetak 136 gol dari 223 penampilan bersama Santos FC.

Selain Neymar, beberapa pemain lain yang berasal dari dari akademi Santos ialah Robinho yang pernah memperkuat Real Madrid, AC Milan dan Manchester City. Felipe Anderson dari West Ham dan Gabriel Barbosa yang saat ini bermain bersama Flamengo.

Kemudian saat ini ada Emerson Palmieri (Chelsea), Rodrygo Goes (Real Madrid), dan pemain Thiago Maia (Lille) yang merupakan pemain kunci tim Brasil yang memenangkan medali Emas Olimpiade pada 2016.

5 dari 11 halaman

7. Sporting CP

cristiano ronaldo
Perbesar
Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Sporting CP pada 2002. (AFP/Antonio Cotrim)

Sporting CP merupakan satu di antara klub terbaik yang ada di Liga Portugal bersama FC Porto. Namun, dalam urusan akademi, Sporting bisa dibilang cukup baik.

Manchester United dan Barcelona menjadi dua klub yang merasakan hasil didikan akademi Sporting CP tersebut. Pemain-pemain berkabel bintang yang pernah menimba ilmu di Sporting CP Youth Academy ialah Cristiano Ronaldo, Luis Figo, Quaresma, Nani, Joao Moutinho, dan Eric Dier.

Bahkan, Ronaldo dan Figo menjadi pemain jebolan akademi Sporting CP yang pernah merasakan penghargaan individu, Ballon d'Or.

6 dari 11 halaman

6. Benfica

Joao Felix
Perbesar
Gelandang Benfica asal Portugal, Joao Felix. (AFP/Patricia de Melo Moreira)

Selain Sporting CP, klub asal Portugal lainnya yang sering mencetak pemain muda ialah Benfica. Beberapa pemain masa depan Portugal kebanyakan berasal dari akademi milik Benfica.

Pemain internasional Portugal yang paling terkenal saat ini yang muncul melalui akademi Benfica termasuk Bernardo Silva, Joao Felix, Joao Cancelo, Goncalo Guedes, Ruben Dias, Danilo Pereira, Andre Gomes, Renato Sanches, Gedson Fernandes, dan Manuel Fernandes.

Selain itu, kiper Brasil Ederson Moraes dan bek Swedia Victor Lindelöf juga pernah bermain untuk tim muda Benfica sebelum menjadi superstar seperti sekarang ini.

7 dari 11 halaman

5. River Plate

Diego Maradona
Perbesar
Pablo Aimar - Postur dan posisi bermainnya mirip dengan Diego Maradona. Aimar membela Argentina sebanyak 52 kali namun gagal sepenuhnya menjadi The Next Maradona. (AFP/Rodrigo Arangua)

River Plate merupakan satu di antara klub paling sukses dii Argentina. River Plate sudah mengoleksi sekitara 36 trofi liga domestik. Prestasi tersebut ternyata ditunjang dengan sistem yang dimiliki akademinya.

Tak jarang River Plate harus turun gunung untuk mencari talenta-talenta terbaik yang ada di Argentina. Kemudian, akademi River Plate juga sering melakukan tur ke negara-negara lain di Amerika Setlatan untuk mengikuti turnamen usia muda.

Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk menambah jam terbang pemain sejak masih muda. Beberapa hasil binaan akademi River Plate bisa dibilang cukup memuaskan.

Pemain-pemain yang pernah menimba ilmu di akademi River Plate antara lain Alfredo Di Stefano, Daniel Passarella, Pablo Aimar, Radamel Falcao, hingga Hernan Crespo.

8 dari 11 halaman

4. FC Bayern Munchen

Tottenham Vs Munchen
Perbesar
Para pemain Bayern Munchen merayakan kemenangan atas Tottenham pada laga Liga Champions di Stadion Tottenham, London, Selasa (1/10). Tottenham kalah 2-7 dari Munchen. (AFP/Glyn Kirk)

Akademi Bayern Munchen baru didirikan pada 1995. Meski terbilang belum cukup lama, akademi tersebut sudah banyak mencetak pemain-pemain yang sekarang menjadi bintang.

Bahkan, beberapa pemain ikut sukses mengantarkan Timnas Jerman merengkuh trofi Piala Dunia 2014. Kesuksesan Die Rotten dalam mengelolola pemain muda pun mulain ditiru klub Jerman lain seperti Schalke 04.

Beberapa pemain bintang yang lahir dari akademi Bayern Munchen ialah Hans-Georg Schwarzenbeck, Franz Beckenbauer, Matts Hummels, Bastian Schweinsteiger, Philip Lahm, Thomas Muller, dan Toni Kroos.

9 dari 11 halaman

3. Akademi Ajax Amsterdam

Johan Cruyff
Perbesar
Bendera setengah tiang terpasang di depan Markas klub Ajax, Stadion Amsterdam Arena, Amsterdam, Kamis (24/3/2016). Johan Cruyff merupakan pemain jebolan akademi Ajax yang memulai kariernya pada tahun 1964. (AFP/Franck Fife)

Akademi Ajax Amsterdam bisa dibilang merupakan satu di antara yang terbaik di dunia. Ya, sejak era Johan Cruyff pada 1960-an hingga Matthijs de Ligt, Ajax sudah menelurkan pemain terbaik di dunia.

Bahkan, beberapa pemain terutama dari Belanda sukses memenangkan Ballon d'Or, yakni dimenangkan oleh Cruyff dan Marco van Basten.

Beberapa pemain lain yang berasal dari jebolan akademi Ajax yang masih aktif bermain antara lain Christian Eriksen, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, Thomas Vermaelen, Daley Blind, Donny van de Beek, Quincy Promes, Justin Kluivert, Ryan Babel, dan Nigel de Jong.

10 dari 11 halaman

2. Manchester United

Akademi MU
Perbesar
Striker binaan Manchester United, Marcus Rashford, kini menjadi fenomena baru karena sering mencetak gol. Rupanya selain Rashford, Manchester United masih memiliki 6 pemuda lain yang memiliki kualitas di atas rata-rata.

Manchester United sering melahirkan pemain-pemain bintang yang berasal dari akademi sepak bolanya, terutama sejak ditangani Sir Alex Ferguson. Para pemain jebolan akademi itu memainkan peran penting di klub tersebut.

Beberapa pemain seperti Bobby Charlton, George Best, Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Gary Neville merupakan pemain asli binaan akademi Setan Merah.

Kemudian saat ini ada Marcus Rashford, Paul Pogba, Jesse Lingard, Axel Taunzebe yang kerap dimainkan Ole Gunnar Solskjaer bersama sekuat utamanya.

11 dari 11 halaman

1. La Masia (Barcelona)

Juan Larios
Perbesar
Pemain akademi La Masia Barcelona, Juan Larios. (Dok. Twitter/FC Barcelona La Masia)

Para pencinta sepak bola tentunya tidak asing dengan akademi La Masia miliki Barcelona. Akademi tersebut bisa dibilang yang paling terkenal di antara akademi terbaik lainnya.

Bahkan, La Masia didaulat sebagai akademi yang paling produktif mencetak pemain-pemain muda yang berkualitas. Akademi tersebut sudah berdiri sejak 1702 dan kemudian mendapatkan pembaruan pada 1979.

Sejak pembaruan tersebut, akademi La Masia dipersilahkan menampung pemain-pemain dari berbagai penjuru dunia. Wajar tentunya jika kebanyakan pemain bintang lahir dari akademi tersebut.

Beberapa talenta-talenta terbaik yang pernah menimba ilmu di akademi La Masia antara lain Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Gerard Pique, Jordi Alba hingga mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla.

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Faozan Tri Nugroho/Editor: Yus Mei Sawitri, published 23/12/2019)

Lanjutkan Membaca ↓