One Championship: Priscilla Ungkap Impian di 2020

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 23 Des 2019, 09:45 WIB
Diperbarui 23 Des 2019, 09:45 WIB
Priscilla Hertati Lumban Gaol
Perbesar
Priscilla Hertati Lumban Gaol merayakan kemenangan atas Nou Srey Pov di ajang One Championship bertajuk One: For Honor. (Dok One Championship)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah mencatatkan performa ciamik dalam dua tahun terakhir, Priscilla Hertati Lumban Gaol menatap sebuah lonjakan baru dalam kariernya. Atlet divisi atomweight One Championship ini telah mencetak tujuh kemenangan dalam dua tahun terakhir, angka yang cukup fantastis di tengah ketatnya persaingan antar bintang dunia di kelas tersebut.

Jelang tahun baru 2020, ia mulai mengincar gelar Juara Dunia dari genggaman atlet fenomenal sekaligus juara bertahan saat ini "Unstoppable" Angela Lee.

“Harapan saya, dan ini bukan sekadar harapan saya pribadi, adalah bisa bertemu dengan Angela Lee,” tuturnya dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

“Tetapi saya juga tidak bisa memaksakan kehendak. Saya sebelumnya selalu siap ketika One menawari fight, dan kali ini, jika diizinkan memilih, saya ingin bertemu Angela Lee.”

“Saya juga menyadari bahwa saya harus bekerja lebih keras lagi, karena teknik Brazilian Jiu-Jitsu saya masih jauh di bawah Angela Lee. Dia mempelajari Brazilian Jiu-Jitsu dari kecil, namun jika diberi kesempatan, saya akan berjuang untuk meraih kemenangan.”

“Ini bukan hanya keinginan pribadi saya, tapi saya kira seluruh warga Indonesia menginginkan ada [seorang] Juara Dunia dari negeri ini.”

Meski demikian, ia mengerti bahwa jalan menuju ke arah sana tak akan mudah baginya, ditambah ada banyak pesaing baru yang juga mengincar gelar tersebut.

Dalam setahun terakhir, persaingan divisi ini semakin sengit paska kehadiran para bintang baru dari berbagai belahan dunia seperti Asha Roka dan Ritu Phogat dari India, Denice Zamboanga dari Filipina, serta Juara Dunia Kickboxing dan Muay Thai One yang juga turut terjun dalam panggung Mixed Martial Arts.

Priscilla mengerti bahwa muka-muka baru tersebut merupakan rintangan yang harus dihadapi demi membuktikan diri sebagai penantang teratas bagi gelar tersebut.

“Untuk menjadi yang terbaik memang penuh tantangan, dan dengan keberadaan bibit baru tersebut, ini justru lebih membuat saya tertantang dan bersemangat,” tuturnya.

“Para atlet atomweight ini memiliki kemampuan luar biasa, jadi jika ingin mencari yang terbaik, saya rasa merupakan ide yang bagus [untuk menyelenggarakan turnamen World Grand Prix].”

 

2 dari 2 halaman

Merayakan Natal Bersama Keluarga

“Thathie” memang telah memberikan seluruh kemampuannya dan berkorban besar demi mengejar mimpinya, serta seluruh rekan senegara yang kini menggantungkan harapan pada dirinya.

Namun sebelum mengatasi tantangan berikutnya, Priscilla berencana untuk berlibur bersama orang-orang yang dicintai menyambut momen Natal dan Tahun Baru – dimana ia pun juga akan mengambil waktu sejenak untuk merefleksikan perjuangan serta harapan yang ia miliki ke depannya.

“[Keluarga saya] biasanya pergi ke gereja lalu makan bersama, sambil berdiskusi serta merefleksikan diri, selama beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

“Saya rasa akan ada lonjakan bagi karier saya tahun depan, dan 2020 merupakan momentum yang tepat.”

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓