3 Tips Naik Gunung agar Tetap Nyaman

Oleh Liputan6.com pada 14 Des 2019, 10:55 WIB
Diperbarui 15 Des 2019, 10:30 WIB
Manfaat Kesehatan Naik Gunung

Liputan6.com, Jakarta- Naik gunung merupakan salah satu hobi yang digandrungi banyak orang sekarang ini. Selain menawarkan suasana yang masih alami dan pemandangan yang begitu mengesankan, sisi petualangan dari mendaki gunung juga begitu disenangi.

Namun, masih banyak orang-orang yang belum memperhatikan perlengkapan yang harus dibawa saat mendaki gunung.

Padahal dengan petualangan dan segala rintangan yang ada saat mendaki gunung, diperlukan persiapan yang matang dan tidak main-main bila ingin selamat.

Peralatan yang wajib dibawa saat mendaki gunung harus benar-benar diperhatikan. Hal ini karena kamu tidak bisa memprediksi alam begitu saja.

Kondisi alam, terutama di gunung bisa saja berubah dengan cepat tanpa kamu prediksi sebelumnya. Jadi lakukanlah persiapan yang benar-benar matang sebelum mendaki gunung.

Berikut ini beberapa tips naik gunung yang nyaman dari Rikas Harsa, model dan aktor yang gemar mendaki gunung:

 

 

2 dari 4 halaman

- Bawaan Efisien

Rikas Harsa.
Rikas Harsa (Ist).

Mendaki gunung membutuhkan fisik yang prima. Oleh karena itu barang yang dibawa ke atas harus seefisien mungkin. Bawalah barang-barang yang tidak memakan tempat.

Selain tenda dan selimut, barang bawaan yang biasanya memakan tempat adalah jaket. Jaket yang dibawa sebaiknya yang bisa dilipat kecil sehingga tidak memakan tempat.

"Di atas gunung kan dingin. Kita biasa bawa jaket besar dan tebal. Sebelum sampai di atas jaket biasanya disimpan di tas. Usahakan membawa jaket yang bisa dilipat-lipat sehingga menghemat space di tas," kata Rikas Harsa, model dan aktor yang gemar mendaki gunung.

 "Kemarin saya baru mendaki gunung Abuji Holy Mountain, Yunnan. Saya memakai jaket The North Face. Jaket ini memakai teknologi baru Future Light yang mampu menahan air dari luar tubuh sehingga badan tetap kering. Yang terpenting dapat dilipat-lipat sehingga menghemat tempat di tas," lanjutnya di sela-sela pembukaan gerai ke-11 The North Face di Jakarta.

3 dari 4 halaman

- Pakaian yang Tepat

The North Face
The North Face buka toko ke-15 dan perkenalkan teknologi Future Light

Salah satu musuh utama naik gunung adalah cuaca yang benar-benar tidak dapat diprediksi. Sering kaliterjadi di tengah pendakian turun hujan deras.

Sebaiknya pendaki harus membawa jaket yang benar-benar tahan air. "Jaket tahan air ini wajib dibawa. Kalo pas hujan dan jaketnya kaga tahan air bahaya bisa masuk angin," tutur Rikas.

Para pendaki juga sebaiknya memakai jaket yang bisa dikenakan di berbagai cuaca. "Teknologi Future Light cocok di segala kondisi cuaca, baik dingin maupun panas. Jadi saat cuaca kembali hangat tidak perlu copot jaket karena tidak akan kepanasan," kata Brand Manager The North Face Indonesia Anita Hartanus.

 

4 dari 4 halaman

- Konsumsi yang Pas

Puncak Gunung Bromo
Ilustrasi Mendaki Gunung(AFP Photo/Juni Kriswanto)

Konsumsi atau perbekalan tentu menjadi salah satu faktor terpenting saat mendaki gunung. Makanan yang dibawa harus sesuai dengan perkiraan berapa lama kita akan naik dan turun dari gunung.

Air mineral, nasi + lauk, mie instan, coklat untuk menambah tenaga kamu saat mendaki, kopi atau sejenisnya merupakan konsumsi pokok yang harus dibawa ketika mendaki gunung.

 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Kevin Sanjaya, Anak Muda Berprestasi Versi Forbes Indonesia