10 Pesepak Bola dengan Catatan Gol Beruntun Terlama dalam Sejarah

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 12 Des 2019, 06:00 WIB
Diperbarui 12 Des 2019, 06:00 WIB
Frack Ribery dan 6 Bintang Top Fiorentina

Jakarta- Penyerang Leicester City, Jamie Vardy, menorehkan prestasi sebagai pesepak bola dengan catatan gol terbanyak pada ajang Liga Inggris musim ini. Pemain asal Inggris itu telah membukukan 16 gol.

Vardy unggul lima gol atas Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) dan Tammy Abraham (Chelsea) di bawahnya. Menariknya, 11 dari 16 gol Vardy musim ini dicatatkan dalam delapan pertandingan terakhir di Premier League.

Jamie Vardy sukses mencetak gol dalam delapan pertandingan beruntun sekaligus membawa Leicester City meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir.

Delapan klub terakhir yang berhasil dibobol Jamie Vardy ialah Burnley, Southampton, Crystal Palace, Arsenal, Brighton & Hove Albion, Everton, Watford dan Aston Villa.

Jamie Vardy berpeluang mengejar rekornya sendiri yang pernah dicatatkan saat Leicester City juara Premier League 2015-2016. Kala itu, Vardy mampu mencetak gol dalam 11 laga beruntun.

Torehan tersebut sekaligus melampaui pencapaian mantan pesepak bola Manchester United, Ruud van Nistelroy, yang pernah melakukannya sebanyak 10 laga beruntun.

Selain Jamie Vardy, ada beberapa pemain yang mampu mencetak gol secara berturut-turut dalam periode yang panjang. Siapa saja pemain tersebut? Berikut Bola.com merangkum dari Give Me Sportspesepak bola yang pernah mencetak gol secara beruntun dalam periode panjang.

 

 

2 dari 11 halaman

10. Gabriel Batistuta

The Magnificent 7 Serie A
Gabriel Batistuta. (Photo by ADRIAN DENNIS / AFP)

Legenda Argentina, Gabriel Batistuta, memulai karier yang gemilang bersama Fiorentina. Batistuta mampu mencetak gol dalam 11 laga awal secara beruntun bersama La Viola pada musim 1994-1995.

Dalam 11 pertandingan beruntun, Batistuta mampu mencetak sekitar 12 gol. Torehan apik Batistuta pada awal musim tersebut turut menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak di Serie A.

Pemain yang pernah bermain di AS Roma itu mampu mencetak 26 gol selama satu musim di Serie A.

3 dari 11 halaman

9. Robert Lewandowski

Dortmund
Robert Lewandowski. (AFP/John Macdougall)

Sebelum tampil gemilang bersama Bayern Munchen, Robert Lewandowski sudah mempunyai catatan apik saat berseragam Borussia Dortmund.

Pada musim 2012-2013, Lewandowski mampu mencetak 14 gol dalam 12 pertandingan secara beruntun.

4 dari 11 halaman

8. Jimmy Dunne

Mungkin banyak pencinta sepak bola yang tidak mengenal sosok Jimmy Dunne. Meski tak banyak yang mengetahui, Dunne pernah menorehkan catatan apik saat bermain untuk Sheffield United.

Pada musim 1931-1932, Jimmy Dunne pernah mencetak gol dalam 12 pertandingan secara berturut-turut.

5 dari 11 halaman

7. Serge Masnaghetti

Seperti Jimmy Dunne, nama Serge Masnaghetti mungkin terdengar asing bagi telinga pencinta sepak bola di Indonesia. Bermain untuk Velenciennes, Masnaghetti memiliki catatan apik.

Masnaghetti berhasil mencetak gol dalam 13 pertandingan beruntun pada musim 1962-1963. Sayang, ia hanya membawa klubnya tersebut berada di urutan kesembilan klasemen akhir.

6 dari 11 halaman

6. Stan Mortensen

Pemain lain yang pernah mencetak gol secara beruntun ialah Stan Mortensen. Torehan apik tersebut ia catatkan pada musim 1950-1951.

Kala itu, Stan Mortensen mampu mencetak gol dalam 15 pertandingan secara berturut-turut bersama Blackpool.

7 dari 11 halaman

5. Tor Henning Hamre

Pemain asal Norwegia, Tor Henning Hamre, pernah mencatatkan rekor saat mencetak gol dalam 15 pertandingan di liga domestik secara beruntun.

Kala itu, Tor Henning Hamre yang bermain untuk klub bernama Flora Talinn pada 2003, mancetak 21 gol dalam 15 pertandingan berturut-turut.

8 dari 11 halaman

4. Josef Martinez

Josef Matinez Sumbang 3 Gol
Pemain Venezuela, Josef Martinez mencetak tiga gol saat timnya mengalahkan Bolivia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Maturin, Venezuela, (10/11/2016). Venezuela menang 5-0. (AFP/George Castellanos)

Seperti halnya Tor Henning Hamre, Josef Martinez juga pernah mencetak gol secara berturut turut.

Kala itu, Josef Martinez tak pernah absen mencetak gol dalam 15 pertandingan bersama klub MLS, Atlanta United, pada musim 2019. Bahkan, Josef Martinez pernah meraih rekor konyol karena mencetak 87 gol dalam 96 pertandingan.

9 dari 11 halaman

3. Teodor Peterek

Striker asal Polandia, Teodor Peterek, pernah mencatatkan sejarah pada musim 1937-1938. Bermain untuk Ruch Chorzow, Teodor Peterek mampu mencetak gol dalam 16 pertandingan secara berturut-turut.

10 dari 11 halaman

2. Gerd Muller

Gerd Muller
Empat gol Gerd Muller membantu Jerman Barat menjuarai Piala Eropa 1972 dan raihan sepatu emas baginya. Gerd Muller menjadi salah satu striker terproduktif Jerman Barat yang mencetak 68 gol dalam 62 pertandingan timnas. (www.squawka.com)

Legenda Bayern Munchen, Gerd Muller, juga pernah menorehkan gol dalam 16 pertandingan secara beruntun pada musim 1969-1970.

Menariknya, setelah mencetak gol dalam 8 pertandingan beruntun Gerd Muller dikeluarkan dari skuat selama satu minggu. Namun, setelah kembali bermain, Gerd Muller mampu mencetak gol dalam delapan pertandingan beruntun.

Banyak yang menyebut Gerd Muller sebagai satu di antara pemain terhebat dalam sejarah sepak bola.

11 dari 11 halaman

1. Lionel Messi

img_messi-080312.jpg
Penyerang Barcelona Lionel Messi mencetak lima gol untuk menghancurkan Bayer Leverkusen 7-1 pada leg kedua 16 besar Liga Champions di Nou Camp, Barcelona, 7 Maret 2012. AFP PHOTO/LLUIS GENE

Pencapaian mega bintang Barcelona, Lionel Messi saat mencetak gol secara beruntun mungkin sangat sulit untuk dipecahkan.

Sepanjang musim 2012-2013, Messi mampu mencetak 60 gol. Sebanyak 33 gol ia catatkan dalam 21 pertandingan secara berturut-turut.

Pada tengah-tengah kompetisi Messi memang sempat absen bermain selama tiga pertandinga karena cedera hamstring. Namun, saat kembali ke lapangan ia terus melanjutkan catatan gol secara berturut-turut hingga 21 laga.

Patut dinanti pemain yang mempu melewati catatan Lionel Messi tersebut.

Disadur dari Bola.com (Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei, Published 11/12/2019)

Lanjutkan Membaca ↓