Detik-Detik Bek Vietnam Minta Maaf Usai Cederai Evan Dimas di Final SEA Games 2019

Oleh Marco Tampubolon pada 11 Des 2019, 11:34 WIB
Diperbarui 13 Des 2019, 11:13 WIB
Timnas Indonesia U-22

Liputan6.com, Manila - Gelandang pengatur serangan timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono, tidak bisa bermain penuh saat bertemu Vietnam di babak final SEA Games 2019, Selasa (10/12/2019). Evan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-22 usai mengalami cedera engkel. 

Tanpa Evan, alur serangan timnas Indonesia U-22 berantakan. Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri kesulitan menemukan alternatif permainan tanpa pemain Barito Putera itu. 

Kesempatan ini dimanfaatkan Vietnam untuk menghancurkan timnas Indonesia U-22 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina. Tiga gol berturut-turut dari Doan Van Hau, Do Hung Dung, dan Doan Van Nao bersarang di gawang Nadeo Argawinata. Timnas Indonesia U-22 harus mengubur mimpinya membawa medali emas cabor sepak bola SEA Games 2019 dan mengulang kesuksesan yang diraih Indonesia di SEA Games 1991 setelah kalah 0-3. 

Evan Dimas tidak hanya keluar dari arena pertarungan. Cedera engkel yang dialami membuat Evan tidak bisa berjalan normal dan harus menggunakan kursi roda ke podium. 

Doan Van Hau menjadi aktor antagonis di balik cedera Evan. Pelanggaran yang dilakukannya terhadap Evan sangat berbahaya. Meski luput dari pengamatan wasit, Van Hau pun 'dihukum' oleh netizen Indonesia dengan berbagai kata makian di akun media sosialnya. 

 

 

2 dari 6 halaman

Momen Menyentuh Evan-Van Hau

Timnas Indonesia U-22 Vs Vietnam U-22
Proses terjadinya gol sundulan yang dicetak bek Vietnam, Doan Van Hau, ke gawang Timnas Indonesia U-22 pada laga final SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12). Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Van Hau sadar telah mencederai Evan. Usai pengalungan medali Van Hau segera turun dari podium dan menghampiri Evan yang berada di kursi roda di barisan timnas Indonesia U-22. 

Sembari menenteng boneka dan bunga, Van Hau kemudian memeluk Evan. Evan balas memeluk pemain berusia 20 tahun itu sembari menepuk-nepuk pundaknya. Setelah berjabat tangan, Van Hau lalu meninggalkan Evan dan kembali bergabung dengan timnas Vietnam. 

3 dari 6 halaman

Tertangkap Kamera Suporter

Evan Dimas Darmono (Timnas Indonesia U-22)
Kesedihan Evan Dimas, tak hanya mengalami cedera namun juga gagal menyabet medali emas SEA Games 2019. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan).

Tidak terdengar apa yang disampaikan Van Hau kepada Evan. Namun momen ini sempat tertangkap kamera salah seorang pendukung Vietnam, Kuong Lao. Dia mengunggah momen menyentuh itu di salah situs berbagi video ternama dengan judul Van Hau Evan Dimas. 

Video itu juga ditayangkan oleh media Vietnam, plo.vn. Situs berita berbahasa Vietnam itu memberi judul Klip: 'Aksi menyentuh Van Hau meminta maaf kepada bintang timnas Indonesia U-22'. Intip video Van Hau menghampiri Evan Dimas pada tautan ini.

4 dari 6 halaman

Kubur Mimpi Emas

Bagi Evan, pelanggaran Van Hau sangat menyakitkan. Bukan hanya karena membuat engkelnya kesakitan, benturan itu juga mengubur mimpinya mempersembahkan emas bagi Indonesia. Medali yang sudah sejak 1991 tidak pernah lagi dibawa pulang ke Tanah Air. 

Apalagi, Evan Dimas termasuk pemain yang paling bersemangat melabuhkan emas sepak bola SEA Games di Filipina ini. Sebelum laga final, dia sempat mengunggah harapan untuk bisa mewujudkan mimpi itu di media sosialnya.

 

5 dari 6 halaman

Pintu Maaf Evan Dimas

Meski demikian, Evan tidak mengambil permasalahan ini secara personal. Usai pertandingan, dia mengaku menerima permintaan maaf Van Hau. 

"Saya tidak tahu dia sengaja atau tidak. Dia sempat minta maaf kepada saya dan saya secara pribadi memaafkan. Tidak ada sakit hati," kata Evan Dimas setelah pertandingan.

"Akan tetapi, dalam sepak bola ya kita sama-sama ingin menang. Saya rasa memang apa pun hasilnya harus disyukuri," ujar Evan Dimas.

 

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Warganet yang Marah lantaran Cederanya Evan Dimas

Lanjutkan Membaca ↓