Kontroversi SEA Games 2019 di Filipina Berlanjut, Fotografer Dilarang Liput Upacara Pembukaan

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 30 Nov 2019, 10:53 WIB
Diperbarui 30 Nov 2019, 10:53 WIB
Philippine Arena
Perbesar
Suasana Philippine Arena di Santa Maria, Bulacan, Kamis, (29/11). Arena indoor terbesar di dunia tersebut akan menjadi venue upacara pembukaan multievent dua tahunan tersebut.(Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Manila- SEA Games 2019 di Filipina semakin menunjukkan kualitas buruknya. Kali ini, Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 Filipina (PHISGOC), menerbitkan aturan yang melarang fotografer meliput upacara pembukaan.

Larangan tersebut dikeluarkan oleh PHISGOC atas persetujuan Presiden Rodrigo Duterte. Orang nomor 1 di Filipina itu kabarnya tak ingin melihat terlalu banyak fotografer yang meliput upacara pembukaan SEA Games 2019 di Philippine Arena, Sabtu (30/11/2019).

"Fotografer dari media lokal dan asing dilarang mengambil gambar selama upacara pembukaan berlangsung di dalam arena. Jika kalian membutuhkan gambar, silakan mengunduh di situs resmi kami," kata Pauline Ick, Direktur Broadcast dan Media SEA Games 2019, Jumat (29/11/2019).

Larangan ini tentu saja sangat menggelikan untuk event sekaliber SEA Games 2019. Jika dibandingkan, event yang lebih besar semisal Olimpiade dan Asian Games tidak pernah mengeluarkan larangan pengambilan gambar oleh fotografer.

Aturan lebih jelas, yakni dengan melakukan pembatasan jumlah media yang diperbolehkan mengirimkan fotografernya. Biasanya, media terpilih mendapatkan kupon buat fotografer yang dilengkapi nomor area pengambilan gambar.

Hal ini tentu saja membuat para fotografer yang telah datang dari luar Filipina untuk meliput SEA Games 2019. Apalagi, event ini tergolong bergengsi buat negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Endo, published 30/11/2019)

2 dari 3 halaman

Kabar Langsung Bola.com dari Filipina

 

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓